A | A
628529745XXXX : genta news hari dusun cot seumantok kecamatan babahrot abdya diresmikan menjadi desa persiapan     628136036XXXX : seorg warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : info gempa mag 5 0 sr 11 01 2012 04 00 53 wib lok 2 39 lu 93 18 bt 325 km baratdaya kab simeulue kedlmn 59 km bmkg     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh nad dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari gisafm     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh provinsi aceh dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga ha     62812694XXXX : komplek perumahan korem lilawangsa tepatnya dibelakang rumah sakit kesrem lg terbakar dan hampir menghanguskan empat rumah gisafm lhokseumawe     628191776XXXX : news ratusan aktivis dan lsm yg trgbng dlm aliansi rkyt menggugat memnta gbrnr ntb membrhntikn bupati dan wabup lombok tengah krn plntknnya dinilai cct hkm     628191776XXXX : news nasip petani tembakau di pulau lombok terancam krn mndpt tntangan phk asing yg mengkampanyekan anti rokok intrnasional dn krng diprhtikn pemda stmpt     
31 Oct 2010

Pertaruhkan Nyawa Demi Kebenaran

Imam Shofwan - n/a
BERKAS PENYERTA (1)
  • 1. application/msworddownload file

Kanya D'Almeida

NEW YORK – ALMA Guillermoprieto adalah satu dari dua wartawan yang menginvestigasi isu pembantaian di El Mozote, El Salvador, pada Desember 1981. Karena pembantaian atas 1.000 warga sipil tak bersenjata itu dilakukan tentara Salvador, yang didukung AS, pemerintahan Ronald Reagan berupaya memutihkannya. 



Namun Guillermoprieto tak mau menyerah. Akhirnya pemerintah AS terpaksa membenarkan laporannya.

Pada Selasa lalu, Guillermoprieto –bersama tiga perempuan luar biasa lainnya– mendapat penghargaan atas karyanya pada acara 2010 Courage in Journalism Awards di hotel Waldorf Astoria, New York.
 


Diselenggarakan International Women's Media Foundation (IWMF), penghargaan itu diberikan kepada perempuan pemberani di seluruh dunia yang terus menembus hambatan-hambatan pers untuk melaporkan dari garis depan negara dan komunitas mereka.

Acara tahun ini berbarengan dengan ulang tahun IWMF ke-20, dan menjadi perayaan atas kerja inovatif kelompok itu selama dua dekade demi kebebasan media perempuan, sehingga penganugerahan itu merupakan sebuah penghormatan bagi para penerimanya.

"[Acara penghargaan] ini adalah sebuah obat mujarab bagi kesendirian pekerjaan kita,” kata Guillermoprieto saat menerima Lifetime Achievement Awards atas liputan tak kenal takut selama beberapa dekade. Dia menambahkan, pengakuan semacam ini adalah salep bagi luka-luka yang disebabkan kebodohan dan sensor.



Ketiga pemenang lainnya sama-sama menarik, kisah inspiratif untuk diceritakan. Claudia Duque, wartawan Kolombia yang meliput banyak hal dari perdaganan anak untuk adopsi ilegal hingga pelanggaran HAM yang dilakukan paramiliter negara, tak bisa menahan air matanya saat menerima penghargaan. Dia tersentuh oleh kehadiran kolega-koleganya yang gagah berani.

Sejak membongkar polisi rahasia Kolombia, Administrative Department of Security (DAS), yang memusnahkan bukti pembunuhan wartawan politik Jaime Garzon, Duque beberapa kali menerima ancaman penculikan, perampokan, dan pembunuhan. Namun yang paling kejam bagi Duque adalah ancaman penyiksaan, pemerkosaan, dan pembunuhan terhadap putrinya yang berumur 10 tahun. 



"Pemerintah menyadap email saya," kata Duque kepada IPS. "Salah satu isinya, saya memberi tahu teman saya bahwa saya mengkhawatirkan putri saya karena dia merupakan titik lemah saya. Satu bulan kemudian dia mendapat ancaman.”

Tak terpengaruh oleh teror itu, Duque terus menulis. "Penghargaan ini didedikasikan untuk anak saya," katanya, "yang tetap berada di sisi saya meski kami menjalani saat-saat paling buruk dalam hidup kami. Sayang, kamu seorang pemberani; ini penghargaan untukmu."

Vicky Ntetema, wartawan Tanzania yang meliput untuk BBC sejak 1991, menekankan bahwa tugas paling berat dari jurnalisme adalah menjadi suara bagi kaum tak bersuara (voiceless), "menulis tentang rakyat, untuk rakyat".



Ketika Ntetema mulai menginvestigasi isu di pasar gelap yang menjijikan di Tanzania, yang membeli dan menjual bagian-bagian tubuh dari orang-orang albino yang dimutilasi, dia seorang diri mengungkap sebuah kisah genosida yang menempatkannya pada situasi berbahaya.



Pada 2007, Ntetema mendengar bahwa empat orang albino Tanzania dibunuh secara brutal oleh para dukun yang menggunakan tangan, kaki, dan rambut untuk ramuan, yang dipercaya bisa membawa keberuntungan. Menyamar sebagai seorang pelanggan, Ntetema memperoleh akses ke lingkaran industri yang menjijikan itu, tapi terbongkar ketika alat perekamnya terjatuh dari sakunya.



Sejak itu, meski beberapa kali mendapat ancaman pembunuhan, Ntetema terus menyelidiki praktik para dukun itu, yang memiliki pengaruh politik dalam masyarakat tradisional Afrika. "Delapan puluh persen orangTanzania hidup dengan satu dolar sehari," kata Ntetema. "Dan ramuan ini berharga seribu dolar AS sekali tepuk. Permintaan datang dari orang-orang kaya."

Liputan Ntetema membawanya masuk ke lingkungan komunitas albino dan dia kini lebih sebagai pengacara ketimbang seorang reporter. Saat ini dia menjabat sebagai direktur eksekutif bagian media dan hubungan internasional untuk organisasi advokasi Kanada, Under The Same Sun (UTSS), yang bertujuan mempromosikan kesejahteraan masyarakat yang tak beruntung dan terpinggirkan.

"Alasan mengapa saya tak lagi meliput penuh waktu untuk BBC adalah karena saya telah menyeberangi garis," kata Ntetema kepada IPS, "dan dalam jurnalisme kita tak bisa melakukannya. Sebagai pendamping Persons With Albinism (PWA), akan sulit bagi saya untuk tak berpihak."



Ntetema mengatakan, organisasi seperti IWMF penting untuk kelangsungan hidup dan proliferasi komunitas wartawan perempuan internasional. "Perempuan menghadapi diskriminasi di segala bidang; jurnalisme tak terkecuali," kata Ntetema kepada IPS. "Ini dunia laki-laki."



Sayangnya, Tsering Woeser, penulis lepas sekaligus blogger asal Tibet yang berbasis di Beijing, tak bisa menghadiri pemberian penghargaan karena penyitaan paspornya oleh pemerintah China. Dalam pidato penerimaan dalam bentuk rekaman, dia menekankan pentingnya media baru untuk menghindari “pagar api” yang besar di China. Dia menyebut dirinya sebagai "mesin media, sebuah senjata untuk ketidakberdayaan melawan kekuatan dunia, sebuah senjata nonkekerasan dan nonkooperatif."



Guillermoprieto mengakhiri acara itu dengan menyerukan agar memberi perhatian ke perbatasan kota Reynosa di Meksiko. Di sana, menurut Committee to Protect Journalists (CPJ), kelompok kriminal Gulf mengontrol pemerintah, polisi, pedagang kakilima, dan media.

Mengacu pada laporan CPJ terbaru pada bulan September, Guillermoprieto menggambarkan situasi di Reynosa sebagai "eksperimen sosial atas ketidakhadiran laporan pemberitaan".



Apakah “eksperimen” ini membuktikan bahwa sebuah dunia tanpa pers tak taat hukum, mengerikan, dan suram, katanya. Tanpa pers tak ada demokrasi, tak ada kebebasan, dan tentu saja tak ada harapan untuk hari esok yang lebih menjanjikan.*

Translated by Basilius Triharyanto
Edited by Budi Setiyono
Naskah ini dipublikasikan atas kerja sama IPS dan Yayasan Pantau

  • Google Bookmarks
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
Formulir Komentar




Komentar

Kode Keamanan*

CAPTCHA Image

Wajib di isi [may not leaved blank]
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Suara Komunitas. Pengelola berhak mengubah/menghapus kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Tulisan Terkait
Internasional: 13 Jul 10 14:59 WIB
Koresponden  \ Imam Shofwan

Pameran 101 Seksualitas

Internasional: 12 Jul 10 16:54 WIB
Koresponden  \ Imam Shofwan

Tumpahan Minyak dan Pembatasan Media

Internasional: 8 Jul 10 21:40 WIB
Koresponden  \ Imam Shofwan

Gotong Royong Demi Air

Internasional: 7 Jul 10 21:09 WIB
Koresponden  \ Imam Shofwan

Komunitas Triqui Menanti Perubahan

Internasional: 1 Jul 10 14:54 WIB
Koresponden  \ Imam Shofwan

Terlalu Muda untuk Tahu dan Mati

Analisis

Gerakan Hijau, Kecil tapi Indah

Sebuah program kegiatan bertajuk Green and Clean (hijau dan bersih) dilaksanakan di Kelurahan Terban Kecamatan Gondokusuman Yogyakarta. Program ini melibatkan Kelurahan Terban bekerja sama dengan Pemerintah

5 KONTEN TERBARU

01:35
Musim panen tebu telah tiba seiring telah dimulainya proses giling oleh beberapa pabrik gula (PG) di Jateng. Petani tebu di Kabupaten Rembang menyambut girang musim panen sambil berharap cuaca bisa Berita > Rembang > Rembang Cyber
20:08
 ANDOOLO (SK) - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Konawe Selatan Tahun Anggaran 2011 tidak berpihak kepada masyarakat miskin (pro poor), dapat terlihat dari sisi manfaat dan Berita > Sulawesi Tenggara > Ibrahim
09:33
 MALINO (SK) - Canada International Develompent Agency (CIDA) melalui program Better Apporoach to Service Provision Through Increased Capacities (BASICS) mengelar pelatihan terkait Analisis dan Berita > Sulawesi Tenggara > Ibrahim
21:59
Medan (Suara Komunitas.net) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (sekdaprovsu) H.Nurdin Lubis, SH menyatakan Pemprovsu siap mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) dan Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
21:59
Medan (Suara Komunitas.net) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, RSU Permata Bunda, Klinik Spesialis Bunda dan Hotel Garuda Plaza Medan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan kacamata Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
21:58
Medan (Suara Komunitas.Net) – Hendry Ch Bangun mengatakan, uji kompetensi bagi wartawan dilakukan agar wartawan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik.  Hal itu dikatakannya Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
21:58
Batubara(Suara Komunitas.Net) Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Zarhalwi menyampaikan selamat bekerja bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan Berita > Sumatera Utara > Tanjung Bunga
00:47
Blangpidie, Abdya- Masyarakat Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya dalam sepekan terakhir dihebohkan oleh kabar pelecehan seksual terhadap beberapa orang siswi,sebuah Berita > Aceh > Genta FM
00:45
Blangpidie,Aceh Barat Daya- Air mata yang menetes terlihat membasahi kedua belah pipi Jusmanidar.Ibu dari Empat anak ini baru saja menangisi kepergian "Rahul",orang utan hewan piarannya.Kesedihan Berita > Aceh > Genta FM
00:31
 Sauara komuanitas – Ribuan Warga Kecamatan Banda Baro Kabup Aten Aceh Utara Selasa 15 Mei 2012 Tumpah Ruah Dihalaman Mesjid Kecamatan Tersebut Dalam Rangka Menyaksikan Penutupan Musabaqah Berita > Aceh > Wahyu MK

10 Komentar Terbaru

Script timer: 0.363562 seconds.