Kartu Pengenal Pengamen Malioboro bukan sebagai Pembatasan mengamen di Malioboro
Guna penataan kawasan Malioboro supaya pengujung merasa aman dan nyaman UPT (Unit Pelaksana Teknis) Malioboro mulai memberlakukan Id Card (Kartu Pengenal) bagi pengamen yang mengamen di kawasan Malioboro dan masa berlaku Id Card ½ tahun.
Menurut Purwanto Kepala UPT Malioboro seperti dikutip di salah satu harian local Yogya (red Kr 17/9) seorang pengamen yang mengamen di kawasan Malioboro harus memiliki Id card yang dileluarkan oleh UPT Malioboro, tanpa dilengkapi dengan kartu pengenal dianggap sebagai pengamen liar atau musiman, konsekuensi yang tidak memiliki Id card apabila ada penertiban dari dintip(Dinas penertiban ) kota Yogya pengamen liar ini akan terjaring operasi.
Dikatakan Purwanto seperti yang dikutip dalam media tersebut untuk menadapatkan kartu pengamen harus melalui proses seleksi dan audisi yang dilakukan selama 2 hari.Pengamen yang dinyatakan lolos seleksi audisi akan mendapatkan pendampingan dalam hal prilaku sopan santun dari UPT,menurutnya kartu pengenal bagi pengamen yang sudah diberlakukan sejak beberapa waktu lalu sebelum musim liburan sekolah,
Ibnu Sumarno salah satu pelaku Malioboro ditahun 90an saat temui SM untuk dimintai tanggapan soal penerapan Id card bagi pengamen mengatakan secara pribadi setuju soal penataan kawasan Malioboro untuk menjadikan kawasan Malioboro yang aman dan nyaman apalagi Malioboro sebagai icon wisata yogyakarta terutama pembinanan teman-teman pengamen dikawasan Malioboro
Menurutnya teman-teman pengamen salah satu pelaku wisata dikawasan Malioboro dengan menjual jasa sebagai intertain di Malioboro.
“ Saya setuju kalau pembinaan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teman-teman pengamen di kawasan wisata Malioboro”.
Untuk dengan audisi ibnu menyarankan kepada UPT melibatkan ke teman-teman Pengamen di Malioboro,karena menurutnya banyak teman-teman yang mengamen di Malioboro juga mengisi dihotel atau resto di yogyakarta.
“Secara skill intertain sudah tidak diragukan selain itu juga di malioboro juga ada Komunitas Seni Malioboro dimana pihak UPT Malioboro melibatkan mereka”.
Sedang saat ditanya soal Id card ibnu berharap id card bukan sebagai pembatasan temen-temen untuk mengamen tapi sebagai pebinaan untuk meningkatkan kualitas sebagai intertain teman-teman.
Hal yang dikatakan salah satu pengamen Yusron saat ditemui SM disela-sela mengamen yang tergabung dalam kelompok Laraskutik mengaku sangat setuju kalau kartu pengenal pengamen Malioboro bukan sebagai pembatasan mengamen di Malioboro sebagai kegiatan pendampingan.
Saya setuju kalau pembinaan ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teman-teman pengamen di kawasan wisata Malioboro.
"Jogja itu kota wisata, jadi segalanya harus ditata, khususnya keberadaan pengamen yang beroperasi di Malioboro yang merupakan pusat Kota Jogja. Kami terbantu dengan adanya kegiatan ini.
SM Melaporkan
- Suara Malioboro FM
- Berita
- dibaca 1834x
- [1] komentar
Script timer: 0.320694 seconds.




Medan (Suara Komunitas.net) – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, RSU Permata Bunda, Klinik Spesialis Bunda dan Hotel Garuda Plaza Medan menunjukkan kepedulian sosialnya dengan memberikan bantuan kacamata
Medan (Suara Komunitas.Net) – Hendry Ch Bangun mengatakan, uji kompetensi bagi wartawan dilakukan agar wartawan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik. Hal itu dikatakannya
Batubara(Suara Komunitas.Net) Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Zarhalwi menyampaikan selamat bekerja bagi Pimpinan Anak Cabang (PAC) yang baru dilantik. Semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan
Blangpidie,Aceh Barat Daya- Air mata yang menetes terlihat membasahi kedua belah pipi Jusmanidar.Ibu dari Empat anak ini baru saja menangisi kepergian "Rahul",orang utan hewan piarannya.Kesedihan
Sauara komuanitas – Ribuan Warga Kecamatan Banda Baro Kabup Aten Aceh Utara Selasa 15 Mei 2012 Tumpah Ruah Dihalaman Mesjid Kecamatan Tersebut Dalam Rangka Menyaksikan Penutupan Musabaqah 

