Kerbau Mengamuk, Seorang Tewas Tiga Luka-luka
Blangpidie, Aceh Barat Daya - Pelaksanaan hari Meugang (hari menyembelih hewan) di Aceh Barat Daya diwarnai tragedi berdarah. Mursyidah (32) warga Desa Alue Peunawa, Kecamatan Kuala Batee tewas mengenaskan, sementara itu tiga orang lainnya luka-luka setelah diseruduk dan injak oleh seekor kerbau yang mengamuk di lokasi penyembelihan hewan Pantee Krueng Beukah, BlangPidie pada Kamis (9/9) sekitar pukul 8.30 wib.
Dalam keadaan tidak sadarkan diri setelah diseruduk dan diinjak kerbau tersebut, Mursyidah dan anak perempuannya yang berusia 4 tahun lansung dibawa ke rumah sakit setempat oleh masyarakat. Mursyidah mengalami luka parah pada bagian dada dan perut. Setelah mendapat perawatan medis, korban dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dien Meulaboh namun baru sampai di kawasan Nagan Raya Mursyidah menghembuskan nafas terakhir.
Sementara Putri Mursyidah mengalami muntah darah, gigi retak dan luka memar, sedangkan suami Mursyidah mengalami luka-luka ringan pada beberapa bagian tubuh. Korban lainnya adalah Azwar (35) warga Desa Ie Mameh Kecamatan Kuala Batee. Ayah satu anak ini mengalami luka berat pada punggung bagian bawah dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Yulidin Away Tapak Tuan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber, peristiwa itu terjadi saat seekor kerbau milik seorang warga yang diturunkan dari truk pengangkut tiba-tiba mengamuk. Hewan jinak yang liar ini langsung menabrak dan menginjak Mursyidah yang sedang berboncengan bersama suami dan anaknya dengan sepeda motor.
Setelah menyeruduk beberapa korban lainnya, hewan bertanduk keras ini langsung dilumpuhkan dengan beberapa tembakan oleh polisi untuk menghindari bertambahnya jumlah korban.(deny)
- Genta FM
- Berita
- dibaca 1162x
- [0] komentar




JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada
Sesait,(SK),--Menjelang sore hari akan dilakukan persiapan Memajang atau Ngengelat yang akan dilaksanakan setelah sholat Asyar berjamaah sampai menjelang waktu sholat Magrib dan Isya
Sesait,(SK),--Kegiatan bisok menik (cuci beras) bukan sekadar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah.Lokasi bisok menik ini tidak pernah diubah sejak zaman
Medan (Suara Komunitas.Net) Keberadaan KPID Sumut ke depan tidak hanya berkutat kepada persoalan perizinan. Tapi harus direvitalisasi termasuk keberadaannya guna menggali berbagai potensi ekonomi daerah.
Medan (Suara Komunitas.Net) KPID adalah polisi moral dalam bidang penyiaran, karena itu kehadiran KPID diharapkan mampu mengawasi isi siaran lembaga penyiaran sehingga dapat meminimalisir dampak yang 

-t.jpg)
