Subsidi Pupuk Tahun 2010 Terancam Batal
K Fm Magelang-Rencana Pemerintah Kabupaten Magelang mengalokasikan subsidi pembelian pupuk urea tahun 2010 terancam batal. Gubernur Jawa Tengah belum menyetujui usulan tersebut.
Kepala Bidang Sumber Daya dan Pengelolaan Hasil, Dinas Pertanian Magelang, Bambang Purwanto mengatakan, pihaknya mengajukan usul subsidi pupuk tersebut sejak awal Maret lalu. Pemkab Magelang berencana memberikan subsidi pembelian 29.495 ton pupuk untuk kebutuhan petani.
“Pengajuan telah kami lakukan, namun masih menunggu surat keputusan Gubernur. Padahal, tahun kemarin SK Gubernur turun bulan Oktober,” ujar Bambang Purwanto, Rabu (02/12)
Menurut Bambang, petani mulai memasuki musim tanam awal Januari 2010. Jika pemerintah tidak memberikan subsidi, Dinas Pertanian akan mengajukan alokasi pupuk sementara.
Permintaan pupuk urea bersubsidi pada musim tanam 2010 sebanyak 29.495 ton. Permintaan tahun 2009 sebanyak 27.684 ton. “Usulan itu berdasarkan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok. Kenaikan kebutuhan karena ada peningkatan frekuensi tanam atau keinginan mengganti komoditas tanaman yang memerlukan lebih banyak urea,” kata Bambang.
Menurut Bambang, pupuk organik hanya efektif digunakan untuk tanaman pangan. Sedangkan untuk tanaman hortikultura, perkebunan, dan peternakan, petani tetap membutuhkan pupuk buatan seperti urea, ZA, dan NPK. (Bayu Sapta)
- K FM
- Berita
- dibaca 1223x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


