Gunung Sinabung dari tipe B Jadi tipe A
Hotline Tapanuli FM - Hotline Tapanuli FM
Ketua Ikatan Ahli Geologi Sumut, Ir Jonathan Tarigan memastikan status Gunung Sinabung dalam kondisi aman. “Secara ilmu geologi yang pernah saya pelajari, serta keberadaan Sinabung yang selama ini saya ketahui, dipastikan sudah aman.
Sinabung tidak akan pernah mengeluarkan letusan dasyat. Dapur magmanya dangkal. "Dibutuhkan kurun waktu 10 hingga 20 tahun mendatang untuk mengulang kejadian serupa,” ujarnya
Menurutnya, jika magma sudah keluar, maka energi di dapur magma akan berkurang. Sehingga secara ilmu geologi, dapat dipastikan tidak akan berbahaya.
.
Pemantauan di Lokasi desa Sukanalu, Kecamatan Naman Teran, sekitar 4 kilometer dari lokasi kelurnya magma. PVMBG juga merekomendasikan agar warga yang bermukim dan beraktivitas di radius 6 Km dari kawah aktif diungsikan ke lokasi aman.
Sementara Surono, Kepala PVMBG Mengatakan, Ada efek sekunder dari letusan Gunung Sinabung ini, yaitu banjir lahar yang sewaktu-waktu bisa muncul pada sejumlah sungai yang mempunyai hulu dari kawasan tersebut.
Surono belum bisa memastikan kemungkinan munculnya ledakan lebih besar. “Siapa pun tidak dapat mengetahui kapan letusan terjadi. Alat yang dipasang ini (seismograf), hanya mendeteksi geteran. "Ibarat mendung, siapa yang dapat memastikan akan turun hujan atau tidak,” ungkapnya.
Aktivitas Gunung Sinabung yang tergolong tipe B menggeliat, mulai meletus dan menyemburkan lava panas pukul 00.10 WIB, Minggu (29/9) sehingga meningkatkan status Sinabung menjadi tipe A dan awas atau level IV.
“Sejak ditetapkan sebagai tipe A, kita melakukan pantauan 24 jam,” ungkap Kepala PVMBG Badan Geologi, Dr Surono, di posko sementara pengawasan.[ca/bs-lnwgt]
Sinabung tidak akan pernah mengeluarkan letusan dasyat. Dapur magmanya dangkal. "Dibutuhkan kurun waktu 10 hingga 20 tahun mendatang untuk mengulang kejadian serupa,” ujarnya
Menurutnya, jika magma sudah keluar, maka energi di dapur magma akan berkurang. Sehingga secara ilmu geologi, dapat dipastikan tidak akan berbahaya.
.
Pemantauan di Lokasi desa Sukanalu, Kecamatan Naman Teran, sekitar 4 kilometer dari lokasi kelurnya magma. PVMBG juga merekomendasikan agar warga yang bermukim dan beraktivitas di radius 6 Km dari kawah aktif diungsikan ke lokasi aman.
Sementara Surono, Kepala PVMBG Mengatakan, Ada efek sekunder dari letusan Gunung Sinabung ini, yaitu banjir lahar yang sewaktu-waktu bisa muncul pada sejumlah sungai yang mempunyai hulu dari kawasan tersebut.
Surono belum bisa memastikan kemungkinan munculnya ledakan lebih besar. “Siapa pun tidak dapat mengetahui kapan letusan terjadi. Alat yang dipasang ini (seismograf), hanya mendeteksi geteran. "Ibarat mendung, siapa yang dapat memastikan akan turun hujan atau tidak,” ungkapnya.
Aktivitas Gunung Sinabung yang tergolong tipe B menggeliat, mulai meletus dan menyemburkan lava panas pukul 00.10 WIB, Minggu (29/9) sehingga meningkatkan status Sinabung menjadi tipe A dan awas atau level IV.
“Sejak ditetapkan sebagai tipe A, kita melakukan pantauan 24 jam,” ungkap Kepala PVMBG Badan Geologi, Dr Surono, di posko sementara pengawasan.[ca/bs-lnwgt]
- Hotline Tapanuli FM
- Pendapat
- dibaca 1562x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


