Modal Usaha Ekonomi Produktif dari SPP
MAGELANG. Penerima manfaat SPP (Simpan Pinjam Perempuan) maupun UEP (Usaha Ekonomi Produktif) di Desa Sambak Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang berjumlah 19 kelompok. Terdiri dari beberapa Dasawisma yang ada di Desa Sambak. Di masing-masing kelompok, pemanfaatan dana ini antara lain digunakan untuk Modal usaha dagang, Pertanian, wirausaha dan lain-lain yang berkaitan dengan usaha ekonomi produktif. Program ini adalah salah satu sub dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan.
Menurut Fitriyati (39) mengatakan :”Dana yang cair tergantung dari pengajuan oleh masing-masing kelompok. Kelompok yang baik adalah yang membayar tepat jumlah dan tepat waktu. Karena dana ini bersifat pinjaman yang harus dikembalikan. Kelompok yang demikian nantinya akan mendapatkan IPTJW (Insentif Pengembalian Tepat Jumlah dan Tepat Waktu). Yakni setiap enam bulan sekali dengan catatan harus tepat waktu dan tepat jumlah.” Ujarnya.
Pengelola kegiatan SPP maupun UEP di Desa Sambak adalah PPKD (Petugas Pemelihara Kegiatan Ekonomi Desa).
“Dana ini adalah langsung dari UPK (Unit Pengelola Kegiatan) di tingkat kecamatan. Di kecamatan Kajoran kabupaten Magelang bernama UPK Bina Sejahtera.” Tambah Fitri yang juga Ketua PPKD tersebut. (rfq)
- Suara Kampung Pintar
- Berita
- dibaca 1627x
- [1] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


