Lomba Dulag Meriahkan Festival Ramadhan
Wanayasa, Jawa Barat. Dalam rangkaian kegiatan berkaitan Ramadhan 1431, para pemuda Wanayasa menggelar berbagai lomba yang diikuti oleh berbagai kalangan.
Senin (6/9) betempat di Alun-alun Wanayasa, digelar lomba dulag (menabuh bedug) yang diikuti oleh empat kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 personil diberi kesempatan menggelar atraksi selama 15 menit yang memadukan tabuhan bedug dengan berbagai alat musik seperti calung, biola dan lainnya.
Kelompok dari Dusun III Desa Wanayasa mendapat aplaus dari seribuan penonton.Tampil dengan menggunakan peralatan dapur sebagai paduan alat musik. Tak kurang panci, kaleng biskuit, jerigen, kaleng cat dan sejenisnya yang ditabuh sehingga menghasilkan irama yang dinamis dilengkapi lantunan harmonika yang menyanyikan lagu religi.
Ketua Dewan Juri, Uci Sanusi dalam sambutannya di akhir acara menyebutkan bahwa bedug merupakan alat musik ansambel yang tidak memiliki nada, sehingga cara memainkannya bergantung pada kreatifitas penabuh. “Harus hati-hati memainkan alat musik bedug jika dipadu dengan alat musik lain yang memiliki nada. Karena jika tidak hati-hati akan kehilangan harmoni dan justru merusak irama yang dimainkan,” ungkapnya.
Ketua Panitia, Ayi Kurnia Iskandar mengatakan bahwa dalam kegiatan Festival ini juga digelar lomba qasidah, pemilihan da’i kecil, parade band akustik dan lomba-lomba lainnya. Masyarakat pun cukup antusias menyaksikan acara yang dilaksanakan setiap sore pukul 14.00-17.30 WIB. “Sambil nonton, warga juga bisa berbelanja aneka busana yang dijual di tiga puluhan tenda pedagang pakaian. Tradisi berdagang pakaian ini biasanya berlangsung setiap tahun dari tanggal 10-20 Agustus, tapi karena momen puasa dan lebaran, kini berlangsung hingga Rabu (8/9) mendatang,” ungkap Ayi.(tim)
- Ramanea FM
- Berita
- dibaca 1519x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


