Pegawai Camat Lecehkan Empat Siswi PKL
Pahaejulu - Tapanuli Utara, Siswa yang sedang melaksanakan kegiatan PKL di kantor Camat Pahaejulu dilecehkan MH, oknum staf camat. Keempat korban yakni, GH (17), MG (17), NS (17) dan MS (17). siswi SMK swasta di Taput.
Mereka PKL di kantor Camat Pahaejulu sejak 2 Juli 2010 lalu, yang diikuti empat perempuan dan satu laki-laki.
Menurut MG, peristiwa itu sudah empat kali dilakukan oknum MH di kantor camat Pahaejulu pada tanggal 20 Juli lalu. Adapun rabaan yang sering mereka terima yakni, punggung, pundak serta payudara diremas secara tiba-tiba.
"Sejak dari situ, saya trauma masuk kantor bapak MH itu. Parahnya, ketika saya menceritakan apa yang kualami kepada rekan yang PKL di kantor tersebut, ternyata mereka mengalami hal yang sama. Kami tidak mau diperlakukan seperti itu," kata MG.
Diceritakan MG, perbuatan oknum camat tersebut belum ia sampaikan kepada kedua orangtuanya. Dengan alasan, dirinya takut terjadi apa-apa karena ayahnya kejam dan ganas.
"Saya takut memberitahukan kepada orangtua, karena bapak orangnya kejam,"katanya.
Kalau dikasih tahu, takutnya terjadi apa-apa di antara mereka (oknum staf camat dan orangtuanya-red). Jalan lain, kami hanya memberitahukan hal ini kepada guru pembimbing di sekolah, jelas MG.
Ia mengaku, awalnya tidak segera melaporkan perbuatan oknum staf camat tersebut karena takut nilai mereka anjlok. Demi nilai, mereka pun mencoba bertahan.
Hal itu dibenarkan Ketua Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Tapanuli Utara (Taput), Juneddi Tampubolon, pihaknya akan menemui MH yang dituding melakukan perbuatan tidak senonoh kepada empat siswi SMK swasta tersebut. "Kita akan menemui MH di kantor camat tempat ia bekerja," ungkapnya. [u>lnwgt]
- Hotline Tapanuli FM
- Berita
- dibaca 847x
- [0] komentar




JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada
Sesait,(SK),--Menjelang sore hari akan dilakukan persiapan Memajang atau Ngengelat yang akan dilaksanakan setelah sholat Asyar berjamaah sampai menjelang waktu sholat Magrib dan Isya
Sesait,(SK),--Kegiatan bisok menik (cuci beras) bukan sekadar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah.Lokasi bisok menik ini tidak pernah diubah sejak zaman
Medan (Suara Komunitas.Net) Keberadaan KPID Sumut ke depan tidak hanya berkutat kepada persoalan perizinan. Tapi harus direvitalisasi termasuk keberadaannya guna menggali berbagai potensi ekonomi daerah.
Medan (Suara Komunitas.Net) KPID adalah polisi moral dalam bidang penyiaran, karena itu kehadiran KPID diharapkan mampu mengawasi isi siaran lembaga penyiaran sehingga dapat meminimalisir dampak yang 

-t.jpg)
