Warga Menggelar Ritual. di Sekitar Gunung Sinabung
Karo, Beberapa desa di sepanjang jalan raya dari Kecamatan Payung hingga Kecamatan Tiganderket sudah ramai penduduk, warga sudah kembali dari pengungsian.
Di sepanjang jalan yang menghubungkan Kabupaten Karo dan Kabupaten Dairi ini banyak warung yang buka. Namun, di tiga desa di Kecamatan Payung, yakni Suka Meriah, Guru Kinayan dan Selandi, lokasi yang paling dekat gunung Sinabung masih terlihat sepi.
Hal yang sama juga terlihat di tiga desa dekat gunung Sinabung di Kecamatan Tiganderket, yakni Mardingding, Kuta Baru dan Perbagi.
Namun, di Kecamatan Naman Teran, tujuh desa yang harus dikosongkan masih sepi karena gunung Sinabung terus tertutup kabut.
Kabut yang cukup tebal ini menutupi gunung dan desa di bawahnya hingga sore hari. Kabut sempat menipis sekitar pukul 09.00-11.00, saat sejumlah tokoh masyarakat dari beberapa desa di Kecamatan Naman Teran menggelar ritual di Desa Suka Nalu.Ritual digelar di bawah sebuah pohon yang tidak jauh dari desa.
Warga meletakkan sirih yang biasa dimakan kaum perempuan Karo di bawah pohon itu. Mereka juga menghidupkan rokok yang dijepitkan pada kayu yang ditancapkan ke tanah.
Dalam ritual ini, dua perempuan yang dianggap sebagai keturunan leluhur desa sempat kerasukan (kemasukan roh).
Perbincangan perempuan yang dianggap sebagai keturunan leluhur desa yang kerasukan dalam bahasa Indonesia kira-kira terjemahannya kenapa kondisi Sinabung sekarang begini, kondisi Sinabung hingga begini karena tidak mendapat perhatian dari warga.[ISPT-LNWGT ]
- Hotline Tapanuli FM
- Pengalaman
- dibaca 1281x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


