WARGA BABAKAN TERKESAN ACUH TERHADAP PNPM
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan(PNPM) di Desa Babakan Kecamatan Ciwaringin Kabupaten Cirebon masih Tabu didengar oleh masyarakat setempat. Apalagi untuk mengetahui apa arti dan tujuan dari kebijakan program pemerintah tersebut. PNPM yang pada dasarnya adalah bertujuan untuk membantu masyarakat minoritas dalam ekonomi dan salah satu program pemerintah untuk mengurangi kemiskinan di setiap wilayah yang ada di Indonesia.
Tetapi di Desa Babakan itu sendiri program pemerintah tersebut masih bersifat sembunyi-sembunyi dan terkesan kurang transparan dari pihak pemerintah Desa dan panitia PNPM kepada warganya.Yang lebih menarik lagi warga juga tidak peduli dan acuh tak acuh saja terkait dengan masalah ini. “ Pemerintah Desa dan panitia PNPM Babakan mungkin bukan kurang transparan, tapi lebih tepatnya kurang sosialisasi kepada warga, dan wargapun bersikap acuh atau bersikap masa bodoh dikarenakan warga sudah mengalami krisis kepercayaan terhadap pemerintahan Desa” ujar Agus Fauzi(42), salah satu tokoh pemuda Babakan yang berprofesi sebagai guru. “ Warga sekarang tidak mengurusi hal-hal semacam itu, yang penting bagi warga adalah bagaimana caranya biar kompor gas tetap menyala dan tidak meledak” kata Agus menambahkan.
Ketika salah satu warga, Jaya(46) yang berprofesi sebagai penarik becak ditanyapun jawabannya terbilang sinis. “program apa bae sing pemerintah Desa kita ora nglirik-nglirik acan, mader angger bae baka weteng kampong sih luru mangan dewek, apa maning kita wong cilik. Sing bengen bae ana BLT kita ora oli-oli acan”.(program apa saja yang dari pemerintah Desa, saya tidak tertarik sama sekali,apa lagi saya orang kecil, tetap saja kalau perut lapar,cari makan sendiri. Yang dulu saja ada program BLT, saya tidak dapat sama sekali).
Sebenarnya pemerintah Desa dan panitia PNPM harus tanggap dengan keadaan ini dan bisa lebih mensosialisasikan program PNPM dan apa saja tujuannya untuk warga. Disamping itu juga pemerintah Desa harus bisa memberikan bukti kepada warga tentang pembangunan fisik yang ada di Desa dan berasal dari dana PNPM tersebut, bukan hanya orang-orang tertentu saja yang paham dan ikut mencicipi dana PNPM, karena tanpa adanya warga, mustahil ada pemerintahan Desa.
Ketika ada Focus Group Discution(FGD) yang diselenggarakan oleh Jaringan Radio Komunitas(JARIK) se Wilayah lll Cirebon di studio 107,7 BBC FM Radio Komunitas Babakan(4/7) dalam pendampingan proteksi sosial pemerintah juga yang hadir dari pihak pemerintah Desa Cuma Bapak Marno(45) yang kapasitasnya sebagai Mandor Desa Babakan dan satu orang dari panitia lokal PNPM. Dan dari diskusi itu sendiri dari pihak Pemdes dan panitia PNPM terkesan seolah-olah Program PNPM di Desa Babakan berjalan dengan baik.biarpun keterangan dari pihak Desa dan panitia PNPM ada yang tidak cocok dengan temuan-temuan di lapangan. Setelah acara Diskusi selesai,dari pihak Pemdes Bapak Marno berujar “ Saya Dan pihak Desa yang lain akan lebih terbuka lagi dengan program apapun dan akan lebih transparan lagi kepada warga, apalagi sekarang ada media sebagai penyambung lidah warga melalui Radio Komunitas BBC” Semua peserta Diskusi dan teman-teman Jarik yang diwakili Rofahan dan Ilham, teman-teman Fahmina Institute diwakili Ade Duryawan, beserta teman-teman Dari PMII Staima dan perwakilan pemuda Babakan mengamini. Amin….(Salman “Bonggan” Alfarisi,BBC FM)
- JARiK Cirebon
- Pengalaman
- dibaca 1130x
- [0] komentar




JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada
Sesait,(SK),--Menjelang sore hari akan dilakukan persiapan Memajang atau Ngengelat yang akan dilaksanakan setelah sholat Asyar berjamaah sampai menjelang waktu sholat Magrib dan Isya
Sesait,(SK),--Kegiatan bisok menik (cuci beras) bukan sekadar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah.Lokasi bisok menik ini tidak pernah diubah sejak zaman
Medan (Suara Komunitas.Net) Keberadaan KPID Sumut ke depan tidak hanya berkutat kepada persoalan perizinan. Tapi harus direvitalisasi termasuk keberadaannya guna menggali berbagai potensi ekonomi daerah.
Medan (Suara Komunitas.Net) KPID adalah polisi moral dalam bidang penyiaran, karena itu kehadiran KPID diharapkan mampu mengawasi isi siaran lembaga penyiaran sehingga dapat meminimalisir dampak yang 

-t.jpg)
