PNPM Mandiri Jangan Jadi Program Pembodohan Masyarakat
Harosuhta FM - Harosuhta FM
Program PNPM-Mandiri atau Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat sudah dikenal hampir di setiap penjuru negeri ini, sejak beberapa tahun lalu dicanangkan Presiden SBY.
Disamping, bertujuan untuk membangun sarana/prasarana di daerah/Desa, PNPM-Mandiri juga mempunyai tujuan membangun mental dan pola pikir masyarakat.
Jadi harapan kita dengan adanya progam PNPM-Mandiri ini masyarakat yang selama ini tertinggal dan tidak perduli dengan kemajuan kampung tempat tinggalnya menjadi lebih maju baik dalam hal cara berpikir dan berani mengungkapkan pendapat, maka program PNPM-Mandiri benar-benar menjadi program yang memperdayakan masyarakat.Bukan jadi program pembodohan masyarakat.
Jika kita tinjau lagi, Program PNPM Mandiri tidak luput dari pembangunan Fisik (sarana dan prasarana) yang tidak jauh beda dengan proyek. Biasanya menjadi sarang KKN.
TPK,UPK atau fasilitator bisa saja melakukan praktek KKN pada pekerjaan. Disinilah yang disebut Pemberdayaan yang menghasilkan Pembodohan.karena bisa saja pihak-pihak yang terlibat memfasilitasi masyarakat yang berujung dengan KKN yang tidak disadari masyarakat.
Jadi diharapkan pihak Fasilitator lebih sering turun ke lokasi. Dengan demikian, segala perkembangan dari desa tidak hanya sesuai laporan-laporan Fasilitator Kecamatan ataupun UPK.tapi harus dicek juga ke lapangan oleh pihak Fasilitator Kabupaten/Provinsi.
Dengan demikian, bisa dipastikan Program PNPM Mandiri memberikan manfaat bagi Masyarakat sehingga berdaya, bukan pembodohan.(Jhones Girsang)
Disamping, bertujuan untuk membangun sarana/prasarana di daerah/Desa, PNPM-Mandiri juga mempunyai tujuan membangun mental dan pola pikir masyarakat.
Jadi harapan kita dengan adanya progam PNPM-Mandiri ini masyarakat yang selama ini tertinggal dan tidak perduli dengan kemajuan kampung tempat tinggalnya menjadi lebih maju baik dalam hal cara berpikir dan berani mengungkapkan pendapat, maka program PNPM-Mandiri benar-benar menjadi program yang memperdayakan masyarakat.Bukan jadi program pembodohan masyarakat.
Jika kita tinjau lagi, Program PNPM Mandiri tidak luput dari pembangunan Fisik (sarana dan prasarana) yang tidak jauh beda dengan proyek. Biasanya menjadi sarang KKN.
TPK,UPK atau fasilitator bisa saja melakukan praktek KKN pada pekerjaan. Disinilah yang disebut Pemberdayaan yang menghasilkan Pembodohan.karena bisa saja pihak-pihak yang terlibat memfasilitasi masyarakat yang berujung dengan KKN yang tidak disadari masyarakat.
Jadi diharapkan pihak Fasilitator lebih sering turun ke lokasi. Dengan demikian, segala perkembangan dari desa tidak hanya sesuai laporan-laporan Fasilitator Kecamatan ataupun UPK.tapi harus dicek juga ke lapangan oleh pihak Fasilitator Kabupaten/Provinsi.
Dengan demikian, bisa dipastikan Program PNPM Mandiri memberikan manfaat bagi Masyarakat sehingga berdaya, bukan pembodohan.(Jhones Girsang)
- Harosuhta FM
- Pendapat
- dibaca 1369x
- [0] komentar




Medan (Suara Komunitas.Net)-Anggota DPD RI, DR.H.Rahmat Shah berharap pelaksanaan E-KTP, sebagai salah satu pelaksanaan Undang-undang dapat dilaksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh, khususnya ketelitian
Medan (Suara Komunitas.Net)- Anggota DPD RI DR. H. Rahmat Shah menilai pelaksanaan Elektronik-KTP (E-KTP) yang ada hendaknya disempurnakan, baik dari jumlah peralatan maupun kesiapan sumber daya manusia
JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada 



