A | A
628529745XXXX : genta news hari dusun cot seumantok kecamatan babahrot abdya diresmikan menjadi desa persiapan     628136036XXXX : seorg warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : 1 org warga arongan lambalek aceh barat hilang saat mencari kayu dihutan     628136036XXXX : info gempa mag 5 0 sr 11 01 2012 04 00 53 wib lok 2 39 lu 93 18 bt 325 km baratdaya kab simeulue kedlmn 59 km bmkg     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh nad dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga hari gisafm     62812694XXXX : hari ini aceh peringati 7 tahun tsunami aceh tgl 26 des 2011 di seluruh provinsi aceh dan menaikkan bendera merah putih setengah tiang selama tiga ha     62812694XXXX : komplek perumahan korem lilawangsa tepatnya dibelakang rumah sakit kesrem lg terbakar dan hampir menghanguskan empat rumah gisafm lhokseumawe     628191776XXXX : news ratusan aktivis dan lsm yg trgbng dlm aliansi rkyt menggugat memnta gbrnr ntb membrhntikn bupati dan wabup lombok tengah krn plntknnya dinilai cct hkm     628191776XXXX : news nasip petani tembakau di pulau lombok terancam krn mndpt tntangan phk asing yg mengkampanyekan anti rokok intrnasional dn krng diprhtikn pemda stmpt     
4 Sep 2010

Virus dan Kutu Kebul Ancam Petani Cabai

Hotline Tapanuli FM - Hotline Tapanuli FM
Tapanuli Utara, Kepala Badan P4K Taput, Ir Bloner Nainggolan mengatakan, penyakit daun keriting merupakan salah  satu  jenis  penyakit  tanaman yang sering menimbulkan kerusakan berat pada tanaman cabai dan tomat.

Gejala atau tanda-tanda serangan penyakit ini, katanya, dimulai dengan munculnya bercak-bercak mengerut pada daun muda dan pucuk tanaman.

Beberapa hari kemudian, daun-daun muda berubah warna menjadi kuning dan berkerut, pada akhirnya daun menjadi kaku dan keriting.

Pemkab Taput melalui Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (P4K) berupaya meneliti jenis apa yang menyerang serta mencari pengendaliannya

Bloner mengatakan, penyebab penyakit  ini adalah kutu daun atau disebut kutu kebul (Bemisia tabacci) yakni  sejenis serangga kecil berukuran 0,5-1 mm yang sering terbang secara bergerombol seperti serbuk putih pada sore hari menjelang malam.

"Kutu-kutu ini memperoleh makanannya dengan cara menghisap cairan pada daun muda dari berbagai jenis tanaman atau  tumbuhan liar lainnya, termasuk pada tanaman cabai dan tomat. Yang mengakibatkan kerusakan langsung pada sel-sel dan jaringan daun,"terangnya.

Sejak beberapa bulan terakhir ini Petani cabai dan tomat di Tapanuli Utara mengeluh karena penyakit daun keriting kerap menyerang tanaman mereka.

Bahkan penyakit yang disebabkan kutu kebul atau disebut Pemkab Taput Gemini Virus (virus kuning) ini mengancam petani gagal panen karena belum mengetahui jenis obat-obatan yang akan digunakan. [tp>lnwgt]
  • Google Bookmarks
  • Digg
  • del.icio.us
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
Formulir Komentar




Komentar

Kode Keamanan*

CAPTCHA Image

Wajib di isi [may not leaved blank]
Disclaimer : Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Suara Komunitas. Pengelola berhak mengubah/menghapus kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan
Tulisan Terkait

Analisis

Indonesia Bangun 79 Pasar Sehat

Dalam upaya untuk memberdayakan pasar tradisional dalam negeri, Indonesia berencana untuk membangun 79 pasar sehat yang dirancang sebagai proyek percontohan untuk pasar tradisional bersih dan sehta sampai

5 KONTEN TERBARU

03:22
Medan (Suara Komunitas.Net)- Warga Kecamatan Medan Perjuangan meminta lokasi langganan banjir di kawasan Jalan Pahlawan, Jalan Pelita II dan Jalan Letda Sujono Medan diatasi sesegera mungkin agar masyarakat Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
03:22
Medan (Suara Komunitas.Net)-Anggota DPRD Sumut, Brilian Moktar, SE,MM saat melakukan reses Sabtu (2/6) di lokasi posko Warga Jalan Ngumban Surbakti memuji semangat juang 33 warga Jalan Ngumban Surbakti Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
03:21
Medan (Suara Komunitas.Net) Terkait kasus tanah Jalan Ngumban Surbakti yang sudah bertahun-tahun tidak diselesaikan pembayaran ganti rugi oleh Pemerintah Kota Medan kepada 36 warga pemilik lahan, baru-baru Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
03:16
Medan (Suara Komunitas.Net)-Perjuangan warga Jalan Ngumban Surbakti Medan memperjuangkan pembayaran ganti rugi tanahnya yang sudah dijadikan ruas jalan lingkar selatan Kota Medan cukup melelahkan. Sudah Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
03:16
Medan (Suara Komunitas.Net )- Tri Hardoyo, SE, diangkat sebagai Manajer PT.Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) Cabang Medan menggantikan Manajer lama, Admi P.Sembiring yang ditarik ke kantor Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
03:15
Medan (Suara Komunitas.Net)-Minat masyarakat mengkosumsi kuliner semakin meningkat. Ini ditandai munculnya berbagai usaha kuliner di berbagai pusat perbelanjaan di Indonesia, terutama Medan.  Suasana Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
03:15
Medan (Suara Komunitas.Net) Puluhan pesepeda dikomandoi lembaga Pusaka Indonesia, AJI Medan dan Forum Sadar, Minggu pagi (3/6) memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia dengan berkeliling kota Medan Berita > Sumatera Utara > JARKOMSU
19:54
KLU, Suarakomunitas.net - Kepala Desa dan Perangkatnya mengaku kecewa atas kebijakan pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang hanya mencairkan honornya satu bulan setelah hampir Berita > Nusa Tenggara Barat > Primadona FM
10:55
Momalia, SK - Radio komunitas dapat bertahan jika pengelolanya memiliki kreatifitas tinggi. Salah Berita > Sulawesi Utara > JRK SULUT | Jaringan Radio Komunitas Sulawesi Utara
18:09
Momalia, SK - Momalia FM adalah salah satu radio komunitas di Sulawesi Utara yang berada di daerah terpencil. Letaknya berada di Desa Momalia Satu, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Pengalaman > Sulawesi Utara > JRK SULUT | Jaringan Radio Komunitas Sulawesi Utara

10 Komentar Terbaru

Script timer: 0.686694 seconds.