PNPM Pariwisata Akan Segera Terealisasi
MAGELANG. Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Pariwisata yang diusulkan oleh kelompok Arowanawisata Desa Sambak akan segera di realisasikan. Hal ini di sampaikan oleh Ketua Kelompok Pengusul Arso Susetyo (28). Menurutnya, dana untuk realisasi Program sudah bisa di cairkan mulai Rabu (01/09/2010).
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) ikut mencanangkan penanggulangan kemiskinan melalui Desa wisata. Dalam hal ini, Menbudpar juga menggandeng berbagai lembaga atau Instansi yang memungkinkan untuk bekerjasama. PNPM Pariwisata lebih dititik beratkan pada pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) dibanding dengan pembangunan fisik.
Di kabupaten Magelang ada 7 (tujuh) desa yang di setujui yakni: Desa Sambak Kecamatan Kajoran, Desa Tuk Songo kecamatan Borobudur, Dusun Bumi Segoro Desa Borobudur Kecamatan Borobudur, Desa Candirejo kecamatan Borobudur, Desa Majaksingi kecamatan Borobudur dan Desa Gunung Pring Kecamatan Muntilan. Ketujuh desa tersebut di damping oleh tiga Fasilitator.
Di Desa sambak sendiri PNPM Pariwisata ini di usulkan oleh Kelompok Agrowanawisata. Hal ini sejalan dengan Peraturan Desa (Perdes) Nomor: 02/KEP/Ds.S/I/2007 tentang Kelembagaan Pengembangan dan Pengelolaan Agrowanawisata.
Arso mengatakan: “Yang diusulkan untuk program ini adalah empat sub kegiatan yakni: Outbound, Homestay, Kesenian dan Budaya, dan Kelompok Peduli Perempuan (KPP). Keseluruhan dana yang di kucurkan dari Pemerintah untuk program ini sekitar Rp.60.000.000 dan 5 % dari dana tersebut untuk operasional”. Tambahnya. (rfq)
- Suara Kampung Pintar
- Berita
- dibaca 1070x
- [0] komentar




JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada
Sesait,(SK),--Menjelang sore hari akan dilakukan persiapan Memajang atau Ngengelat yang akan dilaksanakan setelah sholat Asyar berjamaah sampai menjelang waktu sholat Magrib dan Isya
Sesait,(SK),--Kegiatan bisok menik (cuci beras) bukan sekadar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah.Lokasi bisok menik ini tidak pernah diubah sejak zaman
Medan (Suara Komunitas.Net) Keberadaan KPID Sumut ke depan tidak hanya berkutat kepada persoalan perizinan. Tapi harus direvitalisasi termasuk keberadaannya guna menggali berbagai potensi ekonomi daerah. 

-t.jpg)
