Hutan Rakyat Terbakar, Belum Diketahui Penyebabnya
Hotline Tapanuli FM - Hotline Tapanuli FM
Tarabunga - Tobasa, Mengetahui hutan rakyat terbakar, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran dari Balige. Agar api tidak meluas, warga dan petugas pemadaman berusaha memadamkan api. Melihat api sudah padam, petugas pemadam dan warga pulang ke rumah masing-masing.
"Namun entah mengapa, api kembali menyala sekitar enam jam kemudian dari kebakaran pertama,"ungkap salah seorang warga dengan penuh keheranan.
Pada saat kejadian, Bupati Tobasa, Pandapotan Kasmin Simanjuntak pun langsung turun ke lokasi begitu mengetahui informasi kebakaran.
Bupati didampingi sejumlah pejabat Pemkab Tobasa termasuk Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Tobasa, Dompak Simanjuntak SP.
Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, penyebab kebakaran diduga karena unsur kesengajaan. Namun tidak satupun warga memprediksi siapa pelakunya, melainkan mereka hanya menduga-duga.
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya, api berhasil dipadamkan warga dan petugas pemadam kebakaran. Anehnya, enam jam kemudian, api kembali membesar sekitar pukul 22.05 WIB.
"Kebakaran itu belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, pada awalnya, api berasal dari tepi jalan. Kebakaran apalah namanya, sebab yang terbakar hanya semak-semak dan rumput kok," kata Kapolsek Balige, AKP Gibson Siagian.
Informasi yang dihimpun, sekitar satu hektare (ha) hutan rakyat di Desa Tarabunga, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) tepatnya pinggiran Danau Toba hangus terbakar. Belum diketahui apa penyebab kebakaran dan masih diselidiki pihak Kepolisian.[u-lnwgt]
"Namun entah mengapa, api kembali menyala sekitar enam jam kemudian dari kebakaran pertama,"ungkap salah seorang warga dengan penuh keheranan.
Pada saat kejadian, Bupati Tobasa, Pandapotan Kasmin Simanjuntak pun langsung turun ke lokasi begitu mengetahui informasi kebakaran.
Bupati didampingi sejumlah pejabat Pemkab Tobasa termasuk Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Tobasa, Dompak Simanjuntak SP.
Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, penyebab kebakaran diduga karena unsur kesengajaan. Namun tidak satupun warga memprediksi siapa pelakunya, melainkan mereka hanya menduga-duga.
Kebakaran pertama terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya, api berhasil dipadamkan warga dan petugas pemadam kebakaran. Anehnya, enam jam kemudian, api kembali membesar sekitar pukul 22.05 WIB.
"Kebakaran itu belum diketahui secara pasti penyebabnya. Namun, pada awalnya, api berasal dari tepi jalan. Kebakaran apalah namanya, sebab yang terbakar hanya semak-semak dan rumput kok," kata Kapolsek Balige, AKP Gibson Siagian.
Informasi yang dihimpun, sekitar satu hektare (ha) hutan rakyat di Desa Tarabunga, Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) tepatnya pinggiran Danau Toba hangus terbakar. Belum diketahui apa penyebab kebakaran dan masih diselidiki pihak Kepolisian.[u-lnwgt]
- Hotline Tapanuli FM
- Berita
- dibaca 1179x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


