Pencurian Kerbau Marak di Sipoholon, 12 Ekor Lenyap
Hotline Tapanuli FM - Hotline Tapanuli FM
Sipoholon - Tapanuli Utara, Terhitung sejak Juni hingga Agustus 2010 tercatat 12 ekor kerbau hilang milik warga Sipoholon dicuri orang tidak dikenal dari kandang masing-masing.
Demikian disampaikan JS, salah satu warga yang kehilangan kerbau saat mendatangi Mapolsek Sipoholon membuat pengaduan.
Menurut Kapolsek Sipoholon, AKP R Hutagaol, sesuai laporan yang diterima pihaknya, tercatat 12 ekor kerbau milik warga hilang sejak Juni lalu, dengan 4 kasus pencurian.
Dua kasus pencurian di Desa Huta Raja dengan jumlah 6 ekor kerbau hilang, di Desa Huta Gugur 2 ekor, dan 1 kasus lagi di Sibadak dengan jumlah 4 ekor.
"Hingga sekarang ke-4 kasus masih ditangani, masih terus kita kembangkan," ujar Kapolsek.
Aksi pencurian ternak kerbau kembali marak terjadi di Kecamatan Sipoholon dan Sipahutar, Tapanuli Utara (Taput). Dalam rentang waktu dua bulan ini, sedikitnya 12 ekor kerbau milik warga hilang. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Dan sampai sekarang belum ditangkap pelakunya.[tp-lnwgt]
Demikian disampaikan JS, salah satu warga yang kehilangan kerbau saat mendatangi Mapolsek Sipoholon membuat pengaduan.
Menurut Kapolsek Sipoholon, AKP R Hutagaol, sesuai laporan yang diterima pihaknya, tercatat 12 ekor kerbau milik warga hilang sejak Juni lalu, dengan 4 kasus pencurian.
Dua kasus pencurian di Desa Huta Raja dengan jumlah 6 ekor kerbau hilang, di Desa Huta Gugur 2 ekor, dan 1 kasus lagi di Sibadak dengan jumlah 4 ekor.
"Hingga sekarang ke-4 kasus masih ditangani, masih terus kita kembangkan," ujar Kapolsek.
Aksi pencurian ternak kerbau kembali marak terjadi di Kecamatan Sipoholon dan Sipahutar, Tapanuli Utara (Taput). Dalam rentang waktu dua bulan ini, sedikitnya 12 ekor kerbau milik warga hilang. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Dan sampai sekarang belum ditangkap pelakunya.[tp-lnwgt]
- Hotline Tapanuli FM
- Berita
- dibaca 1109x
- [0] komentar




Lombok Utara (Suarakomunitas)-Pansus terawangan DPRD KLU menolak kedatangan pihak PT WAH dalam agenda pertemuan yang rencananya akan mendegarkan ketererangan-keteraangan
Coba kita tarik pandangan ke dunia luar sebentar.. Lompatan besar yang sangat cepat (lompatan quantum) selalu ada pada pemimpin-pemimpin yang agresif dan penuh ide-ide kreatif. Lihat beda Cina sekarang
MATARAM – Ratusan warga peserta Kongres Sukma (Sunda Kecil : Bali, NTB, NTT, Maluku dan Maluku Utara), meluncurkan website Talasukma (Tata Kelola Sukma), Rabu (23/5) di lokasi 
-t.jpg)


