Masyarakat Keracunan Kerang Laut
MEKAR - Sudah hampir dua pekan cuaca di Desa Mekar tidak begitu bersahabat dengan para nelayan. Angin kencang yang disertai ombak besar memaksa para nelayan untuk tetap tinggal di rumah. Walaupun mereka melaut, waktu yang digunakan tidak terlalu banyak seperti biasanya, karena mereka harus pulang lebih awal untuk menghindari angin kencang yang biasanya bertiup siang hingga sore hari. Keadaan ini juga diperparah dengan hujan lebat yang terus menerus mengguyur Desa Mekar. Akibatnya hampir sebagian besar masyarakat tidak bisa menikmati ikan segar dalam jumlah banyak seperti biasanya. Ikan mulai jarang ditemui, kalaupun ada harganya terbilang mahal. Hal ini yang menyebabkan masyarakat terpaksa menjadikan mie instant sebagai lauk.
Jika para nelayan laki-laki tidak melaut, tidak demikian halnya dengan para nelayan perempuan Suku Bajo yang disebut panontoh. Pagi-pagi mereka sudah mengayuh perahu menuju pulau Bokori untuk mengambil berbagai macam jenis kerang yang dimakan sebagai pengganti ikan. Salah satunya adalah babade. Kerang ini merupakan salah satu kesukaan masyarakat Bajo yang tinggal di pesisir Kecamatan Soropia. Akan tetapi sebagian besar masyarakat kini merasa takut untuk mengkonsumsi kerang yang rasanya lebih nikmat jika dibakar ini. Keracunan yang dialami oleh sebagian masyarakat setelah mengkonsumsi babade membuat mereka tidak berani lagi mengambil kerang ini apalagi mengkonsumsinya sebagai pengganti ikan.
“20 menit setelah makan kerang ini saya merasa pusing dan muntah-muntah, muka dan bibir saya juga terasa tebal,” ujar Asir (57 thn), salah satu korban keracunan setelah mangkonsumsi babade.
Hal ini juga dialami oleh Habibi, salah satu tenaga kesehatan masyarakat Bajo. Ia merasa wajah dan bibirnya mengalami penebalan setelah mengkonsumsi kerang ini. Tekanan darahnya juga tiba-tiba naik.
Masyarakat kini mulai bertanya-tanya, ada apa dengan kerang ini? Sudah puluhan tahun mereka mengkonsumsi babade, tapi tidak ada satupun yang mengalami keracunan. Dan bukan hanya jenis kerang ini yang menyebabkan keracunan, tapi juga jenis kerang lainnya yang sudah puluhan tahun dikonsumsi masyarakat Bajo dan tidak pernah menyebabkan keracunan. ( Jum Bajo Bangkit )
- Bajo Bangkit
- Berita
- dibaca 1201x
- [0] komentar




Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke VII pada 14 Februari nanti, Jaringan Radio Komunitas Sulawesi Utara (JRK Sulut) meluncurkan dua situs sederhana sebagai wadah untuk
Medan (Suara Komunitas.Net)-Dirut Bank Sumut,H.Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat hijrah kepada konsep ekonomi Syariah. Sistem ekonomi ini dilandasi spirit moral dan etika dengan prinsip transaksi
Lombok Utara, Suarakomunitas - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai merespon kejadian bencana longsor di Dusun Lokok Aur Desa Karang
Lombok Utara, Suarakomunitas - Hujan yang terus mengguyur hingga malam ini membuat kondisi Dusun Lokok Aur Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU) semakin parah dan warga tetap
KLU, Suarakomunitas - Hujan lebat yang terjadi sejak jum’at sore 3/2 kemarin hingga pagi ini, membuat puluhan rumah warga Dusun Lokok Aur Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten -t.jpg)

