KaKanwil Gorontalo Raih Doktor Di Bidang Ilmu Pemikiran Islam
Jirak Celebes - Jirak Celebes
WASHILAH –Kepala kantor wilayah (Kanwil) Propinsi Gorontalo, Drs Moh Salim Aldjufri M SosI, meraih gelar doktor dalam bidang ilmu pemikiran Islam, Selasa (31/08/2010) malam. Moh Salim berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan delapan tim penguji. Pria kelahiran Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, mengangkat judul disertasi ‘Wahdah Islamiyah di Gorontalo (Studi Tentang Corak Pemikiran dan Respon Masyarakat)’.
“Dalam disertasi ini, saya mengangkat corak pemikiran dan respon masyarakat terhadap adanya wahdah islamiyah di Propinsi Gorontalo. Ormas Wahdah islamiyah di Propinsi Gorontalo, disambut antusias oleh Perguruan Tinggi Umum (PTU). Namun, bagi Perguruan Tinggi Agama (PTA), mereka kurang merespon adanya wahdah islamiyah. Ha ini karena pada PTU, mereka tidak memepelajari aliran dalam agama, sedangkan pada PTA, mereka sudah mempelajarinya,” katanya, saat memaparkan disertasinya.
Ujian promosi doktor yang diselenggarakan di Gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, padat akan audience yang datang hendak menyaksikan sidang promosi tersebut. Sidang promosi berlangsung usai shalat tarwih, dan dipimpin langsung oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof DR Azhar Arsyad MA. Sementara promotor dan co-promotor adalah, Prof DR Qasim Mathar MA, Prof DR Samiang Katu MA, Prof DR Muhammadiyah Amin MAg, Prof DR Ahmad Sewang MA, Prof DR Nasir A Baki MA, DR Darussalam Syamsuddin MAg, serta satu penguji eksternal dari Universitas Hasanuddin, Prof DR Muh Tahir Asnawi.
Hadir dalam sidang ujian tersebut adalah ketua partai PKS Propinsi Gorontalo, Abdul Rahman LC, dekan Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo, kepala kanwil kementrian agama Sulawesi Tengah, Drs Muhsin Al idrus, kepala madrasah, perwakilan propinsi Gorontalo di Makassar, Kepala bidang di lingkungan kementerian Agama Propinsi Gorontalo, serta kepala bidang Mapenda, Drs Muhajirin Yanis MPd.
Promovendus juga mengundang Gubernur Gorontalo, DR Ir Gusnar Ismail MM, dan Sekertasris Daerah Propinsi Gorontalo, Drs Idris Rahim, namun berhalangan hadir karena umroh ditanah suci. Hanya saja, Gubernur dan wakilnya serta Sekda Gorontalo mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk partisipasinya.
Promovendus merupakan lulusan PPs UIN yang ke-62, dengan nilai rata-rata 92,74, atau indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,74. Pria berdarah campuran Arab ini menjalani masa studinya selama 3 tahun, 11 bulan, 21 hari (Wasilah FM, Ulfa).
“Dalam disertasi ini, saya mengangkat corak pemikiran dan respon masyarakat terhadap adanya wahdah islamiyah di Propinsi Gorontalo. Ormas Wahdah islamiyah di Propinsi Gorontalo, disambut antusias oleh Perguruan Tinggi Umum (PTU). Namun, bagi Perguruan Tinggi Agama (PTA), mereka kurang merespon adanya wahdah islamiyah. Ha ini karena pada PTU, mereka tidak memepelajari aliran dalam agama, sedangkan pada PTA, mereka sudah mempelajarinya,” katanya, saat memaparkan disertasinya.
Ujian promosi doktor yang diselenggarakan di Gedung Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, padat akan audience yang datang hendak menyaksikan sidang promosi tersebut. Sidang promosi berlangsung usai shalat tarwih, dan dipimpin langsung oleh Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof DR Azhar Arsyad MA. Sementara promotor dan co-promotor adalah, Prof DR Qasim Mathar MA, Prof DR Samiang Katu MA, Prof DR Muhammadiyah Amin MAg, Prof DR Ahmad Sewang MA, Prof DR Nasir A Baki MA, DR Darussalam Syamsuddin MAg, serta satu penguji eksternal dari Universitas Hasanuddin, Prof DR Muh Tahir Asnawi.
Hadir dalam sidang ujian tersebut adalah ketua partai PKS Propinsi Gorontalo, Abdul Rahman LC, dekan Fakultas Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo, kepala kanwil kementrian agama Sulawesi Tengah, Drs Muhsin Al idrus, kepala madrasah, perwakilan propinsi Gorontalo di Makassar, Kepala bidang di lingkungan kementerian Agama Propinsi Gorontalo, serta kepala bidang Mapenda, Drs Muhajirin Yanis MPd.
Promovendus juga mengundang Gubernur Gorontalo, DR Ir Gusnar Ismail MM, dan Sekertasris Daerah Propinsi Gorontalo, Drs Idris Rahim, namun berhalangan hadir karena umroh ditanah suci. Hanya saja, Gubernur dan wakilnya serta Sekda Gorontalo mengirimkan karangan bunga sebagai bentuk partisipasinya.
Promovendus merupakan lulusan PPs UIN yang ke-62, dengan nilai rata-rata 92,74, atau indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,74. Pria berdarah campuran Arab ini menjalani masa studinya selama 3 tahun, 11 bulan, 21 hari (Wasilah FM, Ulfa).
- Jirak Celebes
- Liputan Khusus
- dibaca 981x
- [0] komentar




JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada
Sesait,(SK),--Menjelang sore hari akan dilakukan persiapan Memajang atau Ngengelat yang akan dilaksanakan setelah sholat Asyar berjamaah sampai menjelang waktu sholat Magrib dan Isya
Sesait,(SK),--Kegiatan bisok menik (cuci beras) bukan sekadar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah.Lokasi bisok menik ini tidak pernah diubah sejak zaman
Medan (Suara Komunitas.Net) Keberadaan KPID Sumut ke depan tidak hanya berkutat kepada persoalan perizinan. Tapi harus direvitalisasi termasuk keberadaannya guna menggali berbagai potensi ekonomi daerah.
Medan (Suara Komunitas.Net) KPID adalah polisi moral dalam bidang penyiaran, karena itu kehadiran KPID diharapkan mampu mengawasi isi siaran lembaga penyiaran sehingga dapat meminimalisir dampak yang 

-t.jpg)
