Bocah kecil, Hanyut Terseret Arus Sungai Opak
Indie Radio - n/a
BAWURAN - PLERET. Bocah kecil yang bernama bagas anak dari keluarga bapak simpeng (Nama julukan) yang bertempat tinggal di rt02 Bawuran II, Bags masih menduduki kelas 2 SD atau berumur sekitar 6 tahun di informasikan hanyut terseret arus sungai opak.Semula bagas pergi untuk main main, maklum anak kecil biasanya suka main ke sungai bisa mandi bisa juga main main disekitar sungai. Sekitar dhuhur sungai opak masih jernih dan arus masih tenang.Untuk wilayah bawuran hanya mendung dan mulai gerimis, hujanpun tidak deras sekitar jam 4 sore. Sungai opak yang letaknya baratnya bapak dakelin emang sering dikunjungi warga sekitar untung kakus dan lain lain.Sekitar jam 5 sorean lebih salah seorang warga pergi kesungai akan tetapi sudah banir dan keruh airnya. warga yang pergi kesungai opak tersebut menemukan pakaian anak bocah kecil berupa baju dan celana. Kejadian tersebut langsung di informasikan ke beberapa warga sekitar dan akhirnya ada merasa keluarga yang kehilangan anaknya sejak dari tadi siang hingga maghrib belum pulang. Kelurag bapak simpeng dan warga sekitar mulai mencari dilokasi kejadian dimana anak pakaian itu ditemukan, ada juga warga yang melapor ke pihak yang berwajib, kalau ada anak hilang hanyut di sungai, beberapa warga mulai menyisiri dan beberapa mulai menyelam akan tetapi arus sungai deras sekali dan keruh, hingga pencarian sangat sulit dilakukan.
Sekitar jam 8.30 malam Mobil team SAR Bantul dan regu penyelamatnya datang dan parkir tak jauh dari lokasi kejadian. Regu penyelamat ditemani warga mulai menyisiri dan mencari bagas yang hanyut. akan tetapi arus sangat deras, hingga team penyelam merasa sulit untuk melakaukan pencarian, Selang beberapa jam Mobil Patroli polsek pleret beserta personelnya datang ke lokasi kejadian. Setelah beberapa jam melakukan pencarian, Mobil team SAR Bantul pergi sekitar jam 10 malam, dengan hasil nihil alais belum ditemukan.Bayak warga yang berbondong berkerumun dan sebagain menyisiri menacari bagas yang hilang, hingga malam tadi suasana masih cukup ramai.
Rabu pagi sekitar jam 6.30 pagi hari mobil team SAR bantul datang lagi dengan regu penyelamatnya dan mulai melakuakn pencarian kembali bagas yang hanyut,Rabu pagi ini banjir berangsur surut tidak sederas tadi malam. Team penyelamat mulai menyelam dan menacari bagas, warga sekitar banyak berkerumun di lokasi kejadian. Hingga pagi ini berita diturunkan bagas belum ditemukan dan masih dilakuakn proses pencarian. Dugaan bagas sudah terseret arus sungai dan jauh dari lokasi kejadian, karena arus sungai tidak tenang tetapi cukup deras dan iar sangat keruh.Semoga kelurga bapak simpeng tabah menghadapai cobaan ini, dengan hanyutnya bagas.Siang ini semoga mayat bgas segera ditemukan dan bisa segera dikubur (Setiya - Indie Cendekia)
Sekitar jam 8.30 malam Mobil team SAR Bantul dan regu penyelamatnya datang dan parkir tak jauh dari lokasi kejadian. Regu penyelamat ditemani warga mulai menyisiri dan mencari bagas yang hanyut. akan tetapi arus sangat deras, hingga team penyelam merasa sulit untuk melakaukan pencarian, Selang beberapa jam Mobil Patroli polsek pleret beserta personelnya datang ke lokasi kejadian. Setelah beberapa jam melakukan pencarian, Mobil team SAR Bantul pergi sekitar jam 10 malam, dengan hasil nihil alais belum ditemukan.Bayak warga yang berbondong berkerumun dan sebagain menyisiri menacari bagas yang hilang, hingga malam tadi suasana masih cukup ramai.
Rabu pagi sekitar jam 6.30 pagi hari mobil team SAR bantul datang lagi dengan regu penyelamatnya dan mulai melakuakn pencarian kembali bagas yang hanyut,Rabu pagi ini banjir berangsur surut tidak sederas tadi malam. Team penyelamat mulai menyelam dan menacari bagas, warga sekitar banyak berkerumun di lokasi kejadian. Hingga pagi ini berita diturunkan bagas belum ditemukan dan masih dilakuakn proses pencarian. Dugaan bagas sudah terseret arus sungai dan jauh dari lokasi kejadian, karena arus sungai tidak tenang tetapi cukup deras dan iar sangat keruh.Semoga kelurga bapak simpeng tabah menghadapai cobaan ini, dengan hanyutnya bagas.Siang ini semoga mayat bgas segera ditemukan dan bisa segera dikubur (Setiya - Indie Cendekia)
- n/a
- Berita
- dibaca 1254x
- [0] komentar




Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke VII pada 14 Februari nanti, Jaringan Radio Komunitas Sulawesi Utara (JRK Sulut) meluncurkan dua situs sederhana sebagai wadah untuk
Medan (Suara Komunitas.Net)-Dirut Bank Sumut,H.Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat hijrah kepada konsep ekonomi Syariah. Sistem ekonomi ini dilandasi spirit moral dan etika dengan prinsip transaksi
Lombok Utara, Suarakomunitas - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai merespon kejadian bencana longsor di Dusun Lokok Aur Desa Karang
Lombok Utara, Suarakomunitas - Hujan yang terus mengguyur hingga malam ini membuat kondisi Dusun Lokok Aur Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU) semakin parah dan warga tetap
KLU, Suarakomunitas - Hujan lebat yang terjadi sejak jum’at sore 3/2 kemarin hingga pagi ini, membuat puluhan rumah warga Dusun Lokok Aur Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten -t.jpg)

