Rakom Instrumen Rekayasa Sosial (Bagian 5)
Hernindya Wisnuadji
RADEKKA FM Gunungkidul
Di bagian 4 penulis mengajak sidang pembaca untuk mencermati relasi rakyat dan negara dalam hak warga negara – kewajiban negara. Bagian 5 ini akan memotret peluang rakom dalam relasi warga desa – desa serta warga kabupaten – kabupaten.
Berangkat dari 5 peta masalah dasar yang sering dijumpai penulis dalam beragam kesempatan pembelajaran komunitas yakni masalah kesehatan, pendidikan, pertanian, infrasruktur dan administrasi publik, kita dapat mengurainya dalam konteks relasi warga desa – desa. Di sisi ini rakom dapat melakukan interview dengan warga terkait dengan 5 permasalahan dasar tersebut. Hasil interview kemudian direkap dan dikonfirmasikan kepada pihak terkait seperti pihak sekolah untuk sektor pendidikan, pihak puskesmas pembantu untuk sektor kesehatan, petugas PPL atau kelompok tani untuk sektor pertanian , dan pihak desa untuk sektor infrastruktur dan administrasi publik. Hasil dari interview warga dan konfirmasi pihak terkait dan dikemas dalam feature tematik. Permasalahan dan konfirmasi yang terkait dengan koordinasi dari desa ke kabupaten dapat menjadi ranah kerja jejaring rakom di tingkat kabupaten yang dari proses ini jejaring rakom dapat memproduksi feature tematik kabupaten.
Proses interview warga dan konfirmasi kepada pihak terkait serta pengemasan dalam bentuk feature ádalah proses inisiasi rekayasa sosial. Proses inipun harus bertumpu pada prinsip jurnalistik yang objektif, aktual dan berimbang. Oleh rakom proses ini dapat dikembangkan dalam beragam program radio seperti talkshow, indepth interview, jurnal dan lain sebagainya. Program radio pada tahapan ini akan mampu mendatangkan banyak stakeholder karena irisan permasalahan yang diangkat adalah yang dekat dengan keseharian warga desa. Penumbuhan keberanian menanggapi permasalahan yang ada dapat dilakukan dengan intervensi pengetahuan hak warga negara – kewajiban negara yang disampaikan pada tulisan sebelumnya. Semakin banyak warga yang berani bekomentar semakin dekat masalah akan terselesaikan. Semakin sedikit warga berpendapat semakin sedikit pula peluang masalah akan teratasi. Jejaring rakom dapat mengintervensi dengan program radio sharing pengalaman komunitas lainnya terkait tema yang diangkat. Fokus dalam inisiasi ini rakom akan melahirkan kesadaran baru di tengah warga karena permasalahan yang diangkat adalah permasalahan yang sangat dekat dengan warga. Selain logistik informasi, dalam fase ini, rakom juga berpeluang memperoleh logistik sumber daya manusia karena inisiasi menyelesaikan masalah pasti dibarengi dengan hadirnya teman baru yang tersentuh dari proses ini. Hadirnya teman baru tersebut adalah amunisi penyelesaian masalah sekaligus amunisi rekayasa sosial.
Fase berikutnya setelah interview dan konfirmasi terkait 5 permasalahan warga desa di atas adalah mari bersama-sama kita cermati wajah perencanaan desa kita. Fase ini akan disampaikan dalam tulisan berikutnya.
- Radekka FM
- Pendapat
- dibaca 1109x
- [0] komentar




Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke VII pada 14 Februari nanti, Jaringan Radio Komunitas Sulawesi Utara (JRK Sulut) meluncurkan dua situs sederhana sebagai wadah untuk
Medan (Suara Komunitas.Net)-Dirut Bank Sumut,H.Gus Irawan Pasaribu mengajak masyarakat hijrah kepada konsep ekonomi Syariah. Sistem ekonomi ini dilandasi spirit moral dan etika dengan prinsip transaksi
Lombok Utara, Suarakomunitas - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai merespon kejadian bencana longsor di Dusun Lokok Aur Desa Karang
Lombok Utara, Suarakomunitas - Hujan yang terus mengguyur hingga malam ini membuat kondisi Dusun Lokok Aur Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara (KLU) semakin parah dan warga tetap
KLU, Suarakomunitas - Hujan lebat yang terjadi sejak jum’at sore 3/2 kemarin hingga pagi ini, membuat puluhan rumah warga Dusun Lokok Aur Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten -t.jpg)

