Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Medan Cetak dan Medsos Diyakini Miliki Peluang Berita

Medan (Suara Komunitas.Net) - Dunia digital kini bergerak semakin cepat. Untuk itu para jurnalis media cetak, elektronik dan media sosial (medsos) juga dituntut meningkatkan kualitas pemberitaannya. Menyusul mudahnya membuat berita Hoax.

Direktur Bisnis Tempo Group, Y.Tomi Aryanto didampingi Kepala Grup Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Sumut Andiwiana Septonarwanto menyatakan itu saat seminar The Future of Digital Journalism di Gedung BI Perwakilan (KPw) Sumut, Kamis (5/7).
Menurut Tomi, jurnalis maupun stakeholder mempunyai kontribusi dalam meningkatkan kualitas jurnalistik ke depan. Ini menjadi kewajiban bersama dan tidak bisa ditawar-tawar lagi dalam rangkaian profesionalisme yang kita jalankan.
“Jika tidak, bisa mempengaruhi perjalanan jurnalistik yang kita jalankan secara bersama-sama. Tapi kami menyakini media cetak, elektronik dan medsos memiliki peluang sama untuk lebih berkembang asalkan memprioritaskan kualitas pemberitaan,”katanya.
Tomi mengakui dewasa ini wartawan setiap saat dapat mengoreksi berbagai kekurangan perusahaan media guna memperbaiki kualitas jurnalistik.
“Hindari berita Hoax, apalagi yang sifatnya mengadu domba dan memeras. Karena hal itu bisa menjadikan jurnalis bisa tersangkut dan terjebak dengan adanya hukum ITE,” ucap Tomi.
Dikatakan, dunia digital ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang, namun di sisi lain, ia juga bisa menjadi tantangan ke depan, terutama bagi pengembangan media cetak yang dewasa ini terpengaruh dengan gerak laju media sosial. (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.10932 seconds.