Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Rapat Pleno Terbuka Pilkada Tingkat Kecamatan Sambelia Berita

Lombok Timur, SK - Rapat pleno terbuka pemilihan kepala daerah (pilkada) gubernur/wakil gubernur provinsi Nusa Tenggara Barat serta Bupati/wakil Bupati Kabupaten Lombok Timur yang digelar Panitia pemilihan Kecamatan (PPK) sejak 28 Juni berakhir 1 Juli 2018, berlangsung di aula kantor camat Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, NTB berjalan lancar.

 
Rapat pleno ini dihadiri oleh semua Panitia Pemungutan Suara (PPS) mewakili sebelas desa se- Kecamatan Sambelia. Hadir juga saksi dari masing-masing paslon gubernur dan bupati, panwascam, polsek Sambelia diwakili wakapolsek Ifda. Ahmad Yani dan juga Danramil Sambelia Kapt Inft. Muslim.
 
Pada hari terakhir rekapitulasi suara tingkat desa dan kecamatan tersebut, camat Sambelia Drs. Zaetul Akmal, dalam sambutannya didepan panitia penyelenggara mengapresiasi kinerja semua panitia penyelenggara pemilu karena telah melakukan tugas negara begitu baik sehingga tidak menimbulkan gejolak sedikitpun selama proses pemungutan dan penghitungan suara berlangsung. 
 
"Saya ucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua panitia penyelenggara pemilu karena, sudah mampu menyelsaikan tugasnya dengan baik dan sempurna sehingga, tidak menimbulkan gejolak selama proses pilkada berlangsung," ucapnya.
 
Setiap tahapan pilkada di kecamatan Sambelia menurut Akmal, berjalan dengan lancar dan semua ini terus dikawal oleh kepolisian dan juga TNI, sehingga tidak mengalami kendala yang cukup berarti.
 
Apabila ditemukan permasalahan dalam tahap atau proses pemilihan maka, Akmal meminta kepada panitia agar segera mencari solusinya. "Temukan kata kuncinya," tegasnya.
 
Bersama TNI/POLRI camat Sambelia terus memonitoring perkembangan terkini mulai dari tahap kampanye paslon hingga berakhir dengan penghitungan suara oleh PPK. Demikian disampaikan camat Sambelia didepan panitia penyelenggara.
 
Kesalahan dalam pelaksanaan proses pilkada lanjutnya, dijadikan pengalaman dalam menyambut pesta demokrasi yang lebih besar yakni pileg dan pilpres. Pemilu yang akan datang tentu akan lebih menguras tenaga dan membutuhkan profesionalisme yang tinggi.
 
Pada kesempatan yanga sama, Danramil Sambelia Kapt Inf. Muslim mengatakan, suksesnya tugas mulia yang ada dipundak panitia penyelenggara tidak terlepas karena adanya kerjsama antara semua pihak. 
 
"Kita melaksanakan tugas ini  karena adanya rasa tanggungjawab kita dalam berbangsa dan bernegara," terangnya.
 
Dia juga menyatakan bahwa, pilkada kali ini merupakan pilkada yang paling aman dalam sejarah pilkada selama ini khususnya di Kecamatan Sambelia.
 
Setelah pilkada ini, Dia (Muslim-red) mengajak setiap warga agar kembali menyatu bersama masyarakat lainnya. Bergaul normal seperti biasanya tentu dengan menghilangkan bentuk perbedaan yang dapat menimbulkan perpecahan.
 
Kapolsek Sambelia melalui wakapolsek Ifda. Ahmad Yani menyampaikan rasa syukur kepada penyelenggara karena, pelaksanaan pilkada ini berjalan lancar. 
 
"Tugas kami menjadi ringan karena kerjasama semua pihak terutama panitia penyelenggara pilkada," imbuhnya.
 
Sementara itu, ketua PPK Sambelia Ihwan Rahadi dalam keterangannya persnya mengatakan, jika pilkada tahun ini relatif aman. Cuma sedikit permasalahan yang timbul dari Kelompok Petugas Pemungutan Suara (KPPS) khususnya dari Desa Belanting. Banyak data yang tidak singkron sehingga perlu perbaikan menyeluruh.
 
"Ada beberapa dokumen yang tidak lengkap dari KPPS mungkin karena terburu waktu sehingga data pemilih tidak dirincikan," jelas Ihwan ketika awak media menghubunginya di kantor camat sambelia (kemarin-red) Sabtu, 1Juli 2018.
 
Untuk menanggulangi hal serupa terjadi pada pileg dan pilpres mendatang Katanya, PPK Sambelia akan terus melakukan monitoring pada semua panitia penyelenggara pemilu.
 
Berikut daftar hasil rapat pleno terbuka untuk paslon Gubernur/Wakil gubernur provinsi Nusa Tenggara Barat, serta Bupati/wakil bupati Kabupaten Lombok Timur yang berhasil dihimpun awak media.
 
Paslon Gubernur/wakil gubernur NTB
 
Nomor urut 1= 2.535 suara
Nomor urut 2= 2.276 suara
Nomor urut 3= 6.663 suara
Nomor urur 4= 4.974 suara
Total suara sah sebanyak 16.448 suara. Sementara suara tidak sah sebanyak 1.107 suara.
 
Sedangkan untuk paslon Bupati/wakil bupati Lombok Timur
Nomor urut 1= 3.481 suara
Nomor urut 2= 1.160 suara
Nomor urut 3= 7.161 suara
Nomor urut 4= 4.714 suara
Sehingga jumlah suara sah untuk paslon Bupati/wakil bupati Lombok Timur sejumlah 16.516 suara. Sedangkan 
Jumlah pemilih yang ikut melakukan hak pilihnya pada pemilihan gubernur/wakil gubernur NTB serta Bupati/wakil bupati Lombok Timur untuk Kecamatan Sambelia sejumlah 17.555 suara. (Fikri MS)
 
 
 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08994 seconds.