Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Orang Tua Murid Jangan Paksakan Anak Jadi Siswa Siluman Berita

Medan (Suara Komunitas.Net) - Para orang tua murid di Sumatera Utara, terutama di Medan diharapkan tidak lagi memaksakan kehendaknya dengan memasukkan anak-anaknya di sejumlah sekolah yang disebut-sebut sebagai papan atas.

“Jika sudah tidak memenuhi syarat pada penerimaan siswa baru bagi Sekolah Menengah Atas (SMA), tidak usah dipaksakan melalui jalur pintas yang tidak sesuai ketentuan. Karena hal itu bisa mendulang azaz negatif,” kata Ketua Umum Lembaga Pemantau Pemilihan dan Pemerintahan Sumatera Utara (LP3SU), Salfimi Amd, Ak didamping Koordinator Advokasi LP3SU, Yong Lim di Medan, Rabu (27/6) terkait akan dilaksanakannya penerimaan siswa baru tahun ajaran 2018/2019.
Salfimi juga memperkirakan tahun ini masih munculnya trend para orang tua memasukkan anak-anaknya ke SMA popular dibanding ke sekolah swasta.
Padahal keberadaan SMA dan SMK swasta tidak kalah mutunya dengan sekolah negeri.
“Kita tidak mau peristiwa siswa siluman yang terjadi tahun lalu terjadi lagi tahun 2018 ini,” kata Salfami seraya menambahkan adanya dugaan siswa siluman sebagai citra buruk pendidikan di Sumut, terutama Medan.
Pada tahun ajaran 2017/2018 terjadi kasus siswa siluman di SMAN 13 Medan dan SMAN 2 Medan dengan jumlah berkisar 300-an siswa di luar jalur penerimaan siswa yang resmi.
Siswa siluman tersebut tidak terdaftar di Dapodik Dinas Pendidikan Sumut. Bahkan jika mereka pindah ke swasta, dikuatirkan tidak akan diterima karena status siswa tidak jelas.
Tahun 2018 merupakan tahun kedua bagi Dinas Pendidikan Sumut yang mengelola SMA/SMK di Sumut. Sebelumnya, pengelolaannya diurus Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten.(okta)

Editor : Tohap P.Simamora

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.10742 seconds.