Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Pemerintah Jamin Kelancaran Mudik Lebaran 2018 Berita

Jakarta (SK) - Pemerintah menjamin pasokan pangan, BBM dan kelancaran arus mudik tahun ini. Pemerintah berharap sinergi yang dilakukan dengan berbagai pihak termasuk dengan PT Pertamina (Persero), produsen pangan, pengelola jalan tol dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dapat mengulang succes story arus mudik tahun 2017 lalu.

Dari sisi suplai BBM dan gas, PT Pertamina (Persero) menjamin ketersediaan stoknya. Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Adiatma Sardjito, mengatakan Pertamina sudah menstok BBM dan gas sejak 3 bulan yang lalu. Secara stok dipastikan BBM dan gas aman. Hanya saja saat arus mudik yang menjadi penentu terpenuhinya BBM dan gas adalah faktor distribusi. Hal itulah yang terjadi pada masa mudik lebaran tahun 2017 lalu sehingga terjadi kasus di tol Brexit (Brebes Exit).

"Sukses story akan kita ulang kembali, peran besar kesuksesan mudik tahub 2017 kemarin adalah dari Kepolisian, tahun lalu luar biasa. Kemacetan yang terjadi di 2016 lalu akibatkan suplai BBM ke tol tidak bisa masuk karena tidak dikawal oleh Kepolisian, tahun ini akan dikawal," kata Adiatma dalam diskusi soal Kesiapan Mudik Lebaran di hotel 88 Jakarta, Kamis (7/6).

Terkait dengan stok BBM dan LPG, Adiatma mengatakan untuk ketahanan stok rata-rata LPG sekitar 17 hari, kerosine 62 hari, premium 27 hari, pertalite 21 hari, pertamax 20 hari, pertamax turbo 38 hari. Selain itu solar 24 hari, dexlite 27 hari, Dex 47 hari dan avtur 28 hari. Terkait dengan perkiraan pertumbuhan konsumsi BBM pada masa mudik lebaran tahun ini sekitar 15 persen. Sementara perkiraan jumlah pemudik akan meningkat sekitar 11 -1 13 persen dibandingkan tahun 2017.

Untuk menjamin pasokan BBM lancar terutama di jalur macet, Pertamina mensiagakan motor BBM yang menyediakan BBM dalam kemasan. Tahun ini jumlah armada motor BBM menjadi 200 unit dari sebelumnya (tahun 2017) sebanyak 83 unit. Selain itu juga mobil dispenser juga ditambah menjadi 20 unit dari sebelumnya 9 unit.

"Mobil dispenser ini adalah mobil yang menyediakan BBM nanti akan kita tempatkan di rest area yang tidak ada SPBU. Sistem pembayaran juga akan mudah yang dilengkapi dengan cashless, pembelian juga dibatasin," ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala Devisi Humas Mabes Polri, Setyo Wasisto, menambahkan dalam momen mudik lebaran ini pihaknya akan fokus untuk memaksimalkan pengamanan suplai dan stabilisasi harga pangan, mendukung keamanan arus mudik termasuk menjaga keamanan dari kejahatan dan aksi terorisme.

Setyo meminta masyarakat untuk tidak memfokuskan jadwal mudiknya pada tanggal 8 - 9 Juli 2018 mendatang. Panjangnya masa liburan tahun ini memungkinkan untuk menjadwal ulang perjalanan mudiknya agar menghindari kepadatan arus mudik.

"Satu hal yang menurut saya adalah nilai tambah saat ini adalah libur cukup panjang. Kalau mau Jumat juga boleh atau habis sahur Sabtu, Minggu dan lainnya bisa dilakukan," ucapnya.(Marjudin)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.0896 seconds.