Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Pemdes dan Masyarakat Dukung Dibentuknya BRT Di Barejulat Berita

TALENTA FM LOMBOK TENGAH,SK - Usaha puluhan pemuda Desa Barejulat Kecamatan Jonggat, menggali potensi desa untuk mengembangkan salah satu destynasi wisata alam baru di Lombok Tengah, tidak sia-sia. Senin (23/4) 2018 yang bertempat di Aula Kantor Desa setempat, Kepala Desa (Kades), Kadus, BPD dan puluhan element masyarakat menyetujui dan mendukung penuh apa yang ingin dikembangkan oleh para pemuda.

Adapun wisata alam baru itu disebut Borju River Tubing atau disingkat BRT. BRT sebuah destynasi wisata yang mengandalkan keindahan dan keunikan aliran salah satu sungai yang melewati Desa Barejulat yang membentang sepanjangan dari Dusun Timuk Gawah hingga Dusun Renjase dengan panjang sekitar 1, 5 kilo meter. “Keunikan tantangan sungai yang kita miliki inilah yang menjadi andalan kita pada River Tubing ini,”ungkap Bambang Sukarno/ Bambang Lombok, salah seorang pemuda yang hari itu didaulat untuk menyampaikan presentasi sekaligus sosialisasi kepada Kades dan Masyarakat.

Lebih lanjut Bambang Sukarno menyampaikan, pihaknya bersama pemuda lainya tidak gegabah dalam memutuskan untuk mengembangkan Destynasi wisata tersebut.

Proses panjang melalui survey dan juga pemetaan lokasi hingga soal potensi kedepan sudah dilakukan oleh dirinya bersama rekan-rekan yang kini tergabung dalam Crew BRT tersebut.”Kami memutuskan hal ini setelah melakukan pemetaan bersama rekan-rekan. Ditambah lagi keseriusan Pemkab Lombok Tengah mendorong seluruh desa di Lombok Tengah untuk memiliki Destynasi wisata dan inilah yang kami miliki Di Barejulat,”imbuhnya.

Dengan adanya BRT lanjut Bambang Sukarno, maka alternative bagi masyarakat Lombok Tengah dan NTB pada umunya serta wisatawan nasional bahkan dunia untuk mendapatkan pilihan destynasi makin bertambah. Khususnya bagi mereka yang suka wisata alam dengan memacu adrenalin, namun tidak memiliki resiko besar. Aliran suangai yang melewati sejumlah dusun di Desa Barejulat ini akan memberikan sensasi ber-Tubing yang beda dengan tempat lain.”Selain itu jarak tempuh kami dari Kota Praya sangat dekat hanya sekitar 5 kilo meter saja,”tuturnya.

Bambang Sukarno lebih lanjut berharap agar Pemkab Lombok Tengah, Pemerintah Desa serta seluruh masyarakat memberikan dukungan penuh atas apa yang menjadi keputusan para pemuda Desa Barejulat tersebut. Selain desynasi utama yakni BRT ini, potensi-potensi lain seperti pengembangan seni budaya juga akan diramu dalam satu paket wisata BRT itu nantinya.”Kita disini punya banyak kesenian tradisional seperti Gendang Beleq, Jaran Kamput dan Musik Genggong yang nanti kita akan ramu dalam satu paket Destinasy wisata ini. Cidomo yang kini mulai jarang terlihat, akan kami mamfaatkan disini,”terangnya.

Sementara itu Kades Barejulat, Sujiran Aprianta menyatakan dukunganya terhadap usaha kreatif yang saat ini sedang digali dan telah mulai dilakukan oleh para muda Barejulat tersebut. Dukungan itu akan dimanifestasikan dengan melakukan langkah-langkah kongkrit khususnya membantu apa yang menjadi keperluan BRT, seperti terkait soal mendaftarkan Destynasi Wsiata itu ke SKPD terkait.”Karena setiap Destynasi baru itu terdaftar sifatnya agar bisa dibantu oleh Pemkab untuk promosi dan yang lainya,”katanya.

Selian itu, pada hari Kamis lusa seluruh jajaran Pemerintah Desa, Kadus dan masyarakat akan segera memberikan dukunganya secara nyata dengan melakukan pembersihan disepanjang aliran sungai yang dijadikan arena BRT tersebut. Bahkan pihaknya berharap agar kedepan jalur BRT itu diperpanjang hingga mencapai Dusun Lengkok Bungkate tepatnya di Kuri Pintu air Mertakbasong.”Dengan kesiapan yang dilakukan oleh para pemuda ini maka kami sangat mendukung pembentukan Destynasi wisata baru yang akan menambah rentetan aset Destynasi wisata yang dimiliki Lombok Tengah ini,”tandasnya. (ding)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.10279 seconds.