Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Desa Kayangan Wakili Kecamatan Kayangan Lomba Desa Tingkat Kabupaten Berita

Tanjung,(SK),-- Hari ini, Senin (30/30), Desa Kayangan Kecamatan Kayangan mendapatkan giliran penilaian pada hari pertama dalam Lomba Desa tingkat Kabupaten Lombok Utara, sebelum penilaian kepada  4 (empat) desa lainnya (Desa Anyar di Kecamatan Bayan, Desa Genggelang di Kecamatan Gangga, Desa Tegal Maja di Kecamatan Tanjung dan Desa Gili Indah di Kecamatan Pemenang) yang menjadi wakil masing-masing Kecamatan yang dilakukan oleh tim penilai tingkat Kabupaten Lombok Utara, yang dipimpin langsung Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP2KBPMD) Drs H.Kholidi.

Kepala Desa Kayangan Edy Kartono dalam pemaparan Selayang Pandang Desa Kayangan mengawali dengan menyebutkan visinya, yakni terbangunnya tata kelola pemerintahan desa yang baik dan bersih guna mewujudkan kehidupan masyarakat desa yang aman. Dikatakan, Desa Kayangan adalah salah satu desa 8 desa yang ada di Kecamatan Kayangan dengan luas wilayah 1.721 Ha dan berada di pusat Kota Kecamatan Kayangan serta memiliki jumlah penduduk 6.566 jiwa, 1.974 KK.

Selain itu, Edy Kartono juga menjelasakan, berbagai bidang yang menjadi prioritas titik tolak pembangunannya, diantaranya bidang kependudukan,bidang pendidikan, bidan kesehatan,bidang kesehatan, bidan ekonomi (potensi dea), bidang keamanan lingkungan dan bidang inovasi desa. Di bidang Inovasi desa misalnya, pihaknya telah melakukan dua buah inovasi yakni pelayanan administrasi cepat (71 jenis surat siap selesai dalam rentang waktu 5 menit menggunakan aplikasi dan Informasi Desa berbasis NIK dan KK) dan Usaha Desa (Bumdesmart). “Semoga saja dengan penilaian lomba desa tingkat Kabupaten dengan jadual yang pertama dan giliran yang pertama ini akan mendapatkan urutan yang pertama juga sebagai juara dalam lomba desa tingkat Kabupaten Lombok Utara tahun 2018 ini dan siapa mewakili Kabupaten Lombok Utara dalam ajang yang sama ditingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat,”harapnya.

Camat Kayangan H.Moh.Thohir, dalam sekapur sirihnya di depan tim penilai yang di ketuai oleh Kepala DP2KBPMD Kabupaten Lombok Utara  Drs H.Kholidi mengatakan, walaupun Desa Kayangan mendapatkan giliran pertama di nilai oleh tim penilai lomba desa, pihaknya berharap pada ketua tim dan rombongan untuk memberikan penilaian yang terbaik di tingkat KLU.

Dikatakan, pihaknya selama ini sudah berupaya semaksimal mungkin untuk mempersiapkan segala sesuatunya terkait dengan indikator yang menjadi penilaian dalam lomba desa ini. Kepada tim, H.Moh.Thohir juga meminta untuk melihat secara langsung hasil jerih payah seluruh SKPD lingkup Kecamatan Kayangan dan Pemerintah Desa Kayangan dalam melakukan pembinaan, terutama 8 indikator yang menjadi tolok ukur dalam penilaian lomba desa dan penilaian terintegrasi terhadap Posyandu serta P2WKSS.

“Pada beberapa tahun silam, Desa Kayangan ini pernah memperoleh juara satu lomba desa tingkat provinsi Nusa Tenggara Barat. Hal inilah yang memacu diri kami untuk berbuat maksimal dan penuh keyakinan akan tetap bertahan pada posisi puncak menghadapi penilaian lomba desa kali ini,”terangnya dengan penuh keyakinan.

“Hal itu tidak mungkin terwujud tanpa partisipasi dan dukungan seluruh elemen masyarakat di wilayah ini dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi penilaian lomba desa ini,”tambahnya lagi.

Sementara itu Drs H.Kholidi selaku ketua tim penilai lomba desa mengatakan, tidak mudah bagi desa menjadi wakil Kecamatan dalam lomba desa. Untuk itu, bagi semua Kepala Desa yang hadir untuk terus mengikuti acara ini hingga selesai. Karena menurutnya, banyak sekali manfaatnya bagi semua desa dalam rangka senantiasa meningkatkan kinerja dalam membangun daerah ini. Disamping itu, bisa diketahui bagaimana untuk mengukur,melihat perkembangan desa yang selama ini telah dilakukan pemerintah desa, terutama partisipasi masyarakatnya.

Pada setiap lomba desa, titik tekannya adalah menjadi juara yang di inginkan, tetapi yang lebih di utamakan adalah peningkatan. Dalam Permendagri nomor 13 tahun 2007 tentang lomba desa, memang sudah diatur secara berjenjang, yaitu mulai penilaiannya dari tingkat bawah hingga ketingkat yang lebih tinggi, seperti yang dilakukan tim saat ini.

Desa Kayangan di tunjuk mewakili Kecamatan Kayangan untuk mengikuti lomba desa, tentu desa ini memiliki nilai lebih dibanding dengan desa lainnya yang ada di Kecamatan Kayangan. Tentu kita semua berharap, mudah-mudahan desa ini mampu bertahan sebagaimana nama besarnya pernah menjadi juara lomba desa tingkat provinsi Nusa Tenggara Barat beberapa tahun  silam.

Terkait roh otonomi, ini harus di artikan bahwa Pemerintah memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk membangun. Pemerintah dan masyarakat diberikan hak untuk merencanakan berbagai hal terkait dengan program pembangunan. Keberhasilan daerah, ditentukan oleh keberhasilan desa. Daerah KLU tentu tidak akan maju jika desa tidak maju. “Jadi keberhasilan pembangunan di daerah ini di tentukan oleh dukungan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat adalah sangat menentukan, ”tutupnya.(Eko).

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09885 seconds.