Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Pers Rilis Dialog Publik Aliansi NGO Dairi Berita

Dialog Publik Jelang Pilkada Dairi 27 Juni 2018, Aliansi NGO Dairi Dengan Calon Kepala Daerah Kabupaten Dairi dilaksanakan Bale Karina, Jalan Empat Lima Sidikalang Kabupaten Dairi, Selasa 10 April 2018.

Kabupaten Dairi termasuk salah satu penyelenggara Pilkada serentak. Namun dibanyak PILKADA ternyata belum mampu mendapatkan pemimpin yang sesuai dengan kehendak rakyat, khususnya perempuan dan kelompok marjinal lainnya. Tak sedikit calon Kepala Daerah yang malah terpidana kasus korupsi atau penyalahgunaan wewenang dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, praktek Pilkada yang demokratis dan bersih juga masih mengalami hambatan seperti maraknya politik uang, kampanye negative berbau SARA, penjaringan pemimpin ditentukan oleh kekuatan modal, minim kandidat perempuan, dan menurunnya partisipasi pemilih.
Kelompok marjinal, khususnya kelompok perempuan dan petani, sering sekali hanya menjadi objek dari pesta demokrasi rakyat ini. Sering kali visi misi para calon tidak sampai kepada masyarakat dan bahkan tidak menyentuh kebutuhan kelompok marjinal. Terlebih kelompok-kelompok yang dekat dengan penguasa sering sekali menjadi aktor utama dalam Pilkada. Tidak mengherankan jika dalam Pilkada terjadi konflik berbasis kekerasan, karena berbagai pihak ingin merebut/mempertahankan kekuasaan.
Pada tanggal 10 April 2018 kelompok Aliansi NGO Dairi jelang Pilkada Dairi yang terdiri dari PESADA, Petrasa, PDPK bersama dengan perwakilan kelompok dampingannya melaksanakan ‘Dialog Publik Jelang Pilkada Dairi 27 Juni 2018 Aliansi NGO Dairi Dengan Calon Kepala Daerah Kabupaten Dairi’ yang dihadiri oleh 261 orang peserta (pr. 200 lk. 61) bertempat di Bale Karina Jl. Empatlima Sidikalang Kabupaten Dairi. Dialog publik ini sebagai salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Aliansi NGO Dairi untuk memberikan pendidikan politik bagi masyarakat khususnya kelompok dampingan Aliansi. Adapun tujuan dari kegiatan dialog publik ini adalah memberikan ruang kepada kedua calon kandidat Bupati Dairi tentang visi, misi dan penandatanganan kontrak politik.
Pada pertemuan ini, Aliansi NGO Dairi mengundang ke-2 kandidat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dairi. Namun yang hadir dalam dialog publik hanya satu pasangan kandidat saja yakni pasangan kandidat No.2 (Eddy – Jimmy) dan bersedia menandatangani kontrak politik. Kandidat No.1 sangat disayangkan tidak hadir memenuhi undangan Aliansi NGO Dairi untuk memaparkan visi, misi dan kontrak politik dengan alasan padatnya jadwal kampanye di tempat lain.
Sebagai lembaga yang fokus mendampingi perempuan, petani dan kelompok marginal, Aliansi NGO Dairi memiliki prinsip independensi dalam Pilkada Dairi 2018. Harapannya Pilkada Dairi berjalan dengan bersih dan damai.
Dalam rangka memperkuat demokrasi jelang Pilkada 2018, Aliansi NGO Dairi telah menyusun Agenda Politik yang berisikan 17 butir tuntutan dan aspirasi yang berasal dari masukan kelompok perempuan, petani, kelompok marginal dampingan ke-3 lembaga NGO.
Selain itu juga, Aliansi NGO Dairi telah menyusun kriteria Pemimpin Dairi yang diharapkan yakni :
1.Bukan pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak (KTP/A) dan atau mengeluarkan pernyataan yang merendahkan perempuan.
2.Bukan pelaku poligami.
3.Bersih atau bukan pelaku korupsi dan tidak melakukan politik uang
4.Memiliki rekam jejak dan pengalaman kepemimpinan yang relevan dengan kepemimpinan publik.
5.Bukan pelaku pelanggaran HAM dan bukan perusak lingkungan (perspektif lingkungan).
6.Pemimpin yang pro terhadap keadilan Agraria.
7.Memiliki kepekaan, kepedulian dan keberpihakan kepada kelompok marginal khususnya perempuan dan petani yang selama ini hanya menjadi objek dalam pengambilan kebijakan.
Aliansi NGO untuk Pilkada Dairi telah dan akan melakukan berbagai kegiatan untuk mengingatkan masyarakat Dairi menjadi pemilih yang cerdas yang tidak bisa digoyang dengan isu SARA dan politik uang, yakni:
1.Tanggal 27 setiap bulannya, Aliansi NGO melaksanakan Pendidikan Politik untuk masyarakat Dairi melalui Dialog Interaktif di Radio RPD dan RSB.
2.Hari ini 10 April 2018 dilaksanakan Dialog Publik antara Kelompok Perempuan dan Petani dengan calon Kepala Daerah Kabupaten Dairi.
3.Pendidikan Pemilih di seluruh kelompok dampingan
4.Pers rilis.
Dialog Publik Jelang Pilkada Dairi ini juga diharapkan mampu mendorong terbangunnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas, sehingga terpilih pemimpin Dairi yang pro kepada rakyat,khususnya perempuan dan kelompok marjinal.

Njuah-njuah banta karina!

ALIANSI NGO DAIRI
Sidikalang, 10 April 2018

Kontak person:
Berliana Purba (Pesada) 082276939187,
Lidia Naibaho (Petrasa) 085207033877,
Diakones Sarah Naibaho (PDPK) 081269030128.

Editor : Tohap P.Simamora

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.10393 seconds.