Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Wakil Bupati Buka Secara Resmi Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar Berita

Tanjung,(SK),--- Wakil Bupati Lombok Utara, Sarifudin,SH,MH membuka secara resmi Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar, bertempat di aula Kantor Camat Kayangan, (12/03).

Hadir dalam kegiatan tersebut, selain Wakil Bupati, hadir pula Camat Kayangan, Jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata KLU, para Narasumber dari BNN Mataram, para tokoh agama,tokoh masyarakat, siswa-siswi SMA/SMA yang berasal dari Kecamatan Bayan,Kecamatan Kayangan dan Kecamatan Gangga serta undangan lainnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Utara, yang diwakili Kabid Penyuluhan dan Pengembangan SDM, Abdul Gaib Annas dalam pengantarnya mengatakan, bahaya Narkoba perlu pencegahan sejak dini. Pengguna Narkoba, sebut Gaib Annas, sebagian besar adalah usia produktif, maka itulah perlunya kita menggelar penyuluhan terkait dengan bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini terhadap generasi muda khususnya dikalangan pelajar tingkat SMA/SMK di wilayah Kecamatan Bayan, Kayangan dan Gangga yang di pusatkan di Kecamatan Kayangan ini, baik secara formal maupun informal. Tujuannya adalah memberikan pengetahuan, pentingnya bahaya narkoba, serta upaya-upaya pencegahan berkembangnya pengguna narkoba di tengah masyarakat.

Dikatakan, Pengguna Narkoba didominasi oleh kalangan generasi muda. Oleh karena itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Utara lebih mengedepankan pencegahan bahaya Narkoba pada tingkatan ini secara lebih dini, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sulitnya pemberantasan Narkoba secara total diakui Gaib Annas, ini sebagai tantangan yang harus dihadapi bersama-sama. “Memang sulit jika kita ingin memberantas peredaran narkoba dan ini merupakan tantangan yang sangat berat kita rasakan,”tandas Gaib Annas.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Utara, Sarifudin dalam sambutannya sesaat sebelum membuka secara resmi penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba di hadapan 40 orang siswa-siswi perwakilan dari SMA/SMK di wilayah Kecamatan Bayan,Kayangan dan Gangga tersebut mengatakan, Narkoba itu sulit diberantas secara mutlak. Namun semua pihak harus berupaya melakukan pembinaan dasar bahaya narkoba, salah satunya pengenalan bahaya Narkoba ke kalangan pelajar, SD, SMP maupun SMU. Sebab, mereka inilah yang dianggap produktif sebagai pengguna. Tak hanya pelajar, sebut Wabup, elemen lainpun akan menjadi tujuan pencegahan dan pemberantasan Narkoba, seperti PNS, TNI, POLRI dan lainnya.

Di tegaskan, Pemberantasan Narkoba tak hanya tugas Pemerintah. Narkoba adalah bahaya laten. Kapanpun dan dimanapun, pemberantasan dan pencegahan penggunaan Narkoba butuh waktu. “Tak hanya menjadi tugas Pemerintah, tapi seluruh lapisan masyarakat harus aktif, terutama orang tua untuk bisa mengawasi anak-anaknya, jangan sampai terjerumus. Bahaya Narkoba adalah tugas kita bersama,”ingatnya.

Narkoba merupakan musuh nomor satu bagi para remaja. Namun, para remaja hingga saat ini banyak yang belum tahu mengenai narkoba sebagai musuh utama ini. Buktinya, semakin banyak remaja terjerumus dalam rayuan maut narkoba. Ketidaktahuan remaja tentang bahaya narkoba memang menjadi tugas berat bagi orangtua dan guru untuk menerangkannya. Apalagi narkoba sekarang sangat mudah didapat dan pengedarnya ada disekitar mereka.

Wabup Sarifudin menyebutkan, dari kelompok penyalahgunaan yang paling rentan menjadi korban penyalahgunaan narkoba adalah kelompok remaja. Hal tersebut disebabkan, karena jiwa remaja yang masih labil, dorongan kuat untuk mencoba hal-hal baru, Rasa ingin tahu yang tinggi, Jiwa remaja penuh gejolak pemberontakan, Pengaruh kuat kelompok pergaulan, Tekanan dari orang tua dan lingkungan yang kurang memahami remaja, dan Rasa frustasi karena tidak terpenuhinya kebutuhan dan keinginan remaja. (eko)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09726 seconds.