Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Pemdes Sambelia Gelar Peringatan Isra Mi'raj di Kantor Desa Berita

Sambelia, SK- Pemerintah desa (pemdes) Sambelia untuk pertama kalinya menggelar peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad, SAW 1439 H. Hadir mengisi ceramah malam itu adalah Ustadz Jafar, S.pdi dan puluhan jamaah dan tamu undangan, bertempat di aula kantor desa Sambelia, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB, pada (5/4) malam.

Kegiatan ini dilakukan untuk mewujudkan visi misi yang pernah di gaungkan kepala desa (kades) Sambelia, Ahmad Subandi, SE ketika mengikuti pesta demokrasi pemilihan kepala desa (pilkades) setahun yang lalu.

"Ini merupakan program pemdes yang mana setahun yang lalu sebelum saya menjadi kades, saya pernah berjanji untuk menggelar peringatan hari besar islam di kantor desa dan sekarang saya wujudkan," katanya didepan para jamaah.

Dikatakan Subandi, peringatan Isra Mi'raj ini bukan bermaksud untuk menyaingi kegiatan yang dilakukan masyarakat di masjid, musolla ataupun tempat ibadah lainnya, namun kegiatan ini semata-mata bertujuan untuk mengeratkan hubungan silaturrahmi antar kepala dusun (kadus), masyarakat dan juga pemerintah desa.

"Peringatan Isra Mi'raj ini rutin setiap tahun kita akan laksanakan di kantor desa. Begitupula halnya di Masjid, Musolla dan tempat - tempat ibadah lainnya akan terus kita bantu dan dorong kegiatan yang sama demi menyebarkan syiar islam untuk kemaslahatan ummah," terangnya.

Disamping bertujuan untuk menyambung tali silaturrahmi antar elemen masyarakat, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengangkat kearifan lokal. Melalui BUMDes, pemdes akan membuat program pemberdayaan masyarakat yang berpenghasilan rendah, agar tidak terjadi ketimpangan ekonomi antara miskin dan kaya.

Pembangunan insfrastruktur jalan lingkar dusun, drinase, talut dan lain sebagainya katanya, difokuskan pada satu dusun seperti di Dusun Dasan Tinggi, agar kelihatan jelas hasilnya. Baru setelah itu untuk anggaran berikutnya beralih ke dusun yang lain.

"Saya tidak ingin bekerja disana sedikit, disini sedikit hingga hasil pekerjaan itu tidak maksimal," jelas Subandi.

Pada tahun 2018 ini pemdes berencana akan membangun tembok keliling pemakaman umum Baret Kokoq. Di lokasi kuburan itu juga katanya akan dibangun dangau (berugaq) tempat masyarakat melepas lelah ketika ziarah makam.

Disamping itu, kades Sambelia juga memikirkan masyarakatnya yang belum memiliki sertifikat tanah dan pekarangan. Masyarakat dihimbau untuk segera melakukan Pendaftaran Tanah Sertifikat Lengkap (PTSL) ke kantor desa. Program pemdes ini kata Subandi, sudah disampaikan pada semua kadus dan meminta kepada masing-masing kadus menginformasikannya pada masyarakat. (Fikri)

Foto Speaker Kampung.
Foto Speaker Kampung.
 
 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09078 seconds.