Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Pemda Lombok Utara Laksanakan Musrenbang RKPD 2019 Berita

Pemda Lombok Utara Laksanakan Musrenbang RKPD 2019

LombokUtara (Suarakomunitas). Pemerintah Kabupaten Lombok Utara Laksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan , Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2019 bertempat di Balae Serba Guna Gangga 22 Maret 2018.


Kepala BAPPEDA KLU Heryanto Menyampaikan dalam laporan bahwa Tujuan Musrenbang RKPD Tahun 2019 di Kabupaten Lombok Utara adalah untuk membahas prioritas kegiatan pembangunan hasil musrenbang kecamatan dengan Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah yang di usulkan SKPD, Mematangkan rancangan rencana Kerja Pemerintah Daerah KLU Berdasarkan SKPD, Menetapkan prioritas kegiatan yang akan di muat dalam renja SKPD.


Tujuan lain yaitu Menyesuaikan prioritas SKPD dengan pelapon atau pagu dana SKPD yang termuat dalam rancangan RKPD. Mengudentipikasi keefektipan berbagai regulasi yang berkaitan dengan fungsi SKPD terutama untuk mendukung terlaksananya Renja SKPD dan merupakan media konsultasi publik bagi segenap stakeholder daerah untuk menetapkan program dan kegiatan guna mendukung implementasi program kerja tahun anggaran berikutnya husisnya yang akan dibiayai melalui APBD I dan APBN.


Peserta Musrenbang RKPD adalah delegasi SKPD, Delegasi Kecamatan Kepala Desa dan Ketua BPD se KLU, Istanai vertikal, perguruan tinggi, Lembaga suwadaya masyarakat LSM ORMAS. Tokoh masyarakat Tokoh wanita dan dunia usaha.


Bupati Lombok Utara DR. H. NAJMUL AHYAR. SH. MH. menyampaikan dalam sambutannya bahwa Musrenbang RKPD 2019 di KLU ini Merupaakan porum tahunan yang ber Sinergi dan intehrasi total untuk penurunan kemiskinan, di dukung oleh hasil Gendu Rasa Siu Ate Sopok Angen, di dukung oleh musrenbang ini adalah hasil.musrenbang perempuan, sbb yang sangat merasakan dampak dari hasil musrenbang ini adalah para ibu ibu, sehingga perempuan sbg subyek musrenbang, hampir semua SKPD ada pojok menyusui, ada juga musrenbang pemuda dan mahasiswa.


Berbicara mengenai gizi buruk itu adalah dampak dari paktor pengasuhan bukan paktor ekonomi, pola pemikiran dan kemampuan para pengasuhnya bahwa ibu, kedepan jika ibu2 mau jadi TKW jika punya anak kurang dari 2 tahun maka Pemda KLU melalui Dinas Tenaga Kerja tdk mengijinkan jika tdk ada solusi akan di berikan WUB. Pakta yg terjadi bahwa penyebab utama mengapa TKW Banyak yaitu karena payah hati bukan karena paktor ekonomi.


Bupati KLU Juga menyampaikan bahwa jika Global hub terlaksana pata ahir tahun 2018 ini maka perlu kita persiapkan yang mana Global Hub membutuhkan 300.000 orang sebagai tenaga kerja untuk itu kita persiapkan diri dari sekarang. Opini Wajar Tampa pemeriksaan selama 3 tahun berturut turut, ini berkat kesungguhan dan keejasama kita semua.


Karakter angka kemiskinan di NTB adalah KLU Tertinggi namun angka pengangguran terendah, untuk itu mari kita data ulang masyarakat kita apanya yg kurang palid. Pengesmis di KLU tidak di temukan artinya biar di katakan muskin tidak ada yg minta minta, Contoh ongkos tukang 100.000 perhari maka dalam 1 bulan dia dapat penghasilan 3.000.000 artinya jauh berbeda dgn target 350 ribu per bulan.
Pelayanan pablik di Rumah Sakit Lombok Utara sudah di katakan bagus dan bersih ini berkat program dokter desa dan ambulan desa. IPM KLU 2016 =2,8 poin 2017 = 0.98 poin. Sebagai tolak ukur ternyata Desa Gili Indah wajar nilai jual dan milai beli.masyarakat berbeda. Di Gili indah masyrakat dan ibu ibu sudah menarik uang pake ATM artinya sudah maju.


Tantangan kuta.banyak IPM rendah untuk itu kita lakukan Saber DO. Saber Gizi Buruk maka ini yg sebut dengan inopasi, bukan karena ingin mendapat penghargaan namun merupakan bentuk komitmen bersama. Saat ini kita wujudkan Dusun Bersih dan Sehat akan di Umrohkan begitu juga jika Desa Beraih dan sehat di KLU akan di Umrohkan okeh bupati, ini dilakukan oleh bupati agar KLU di minati oleh para wisatawan.


Pemda KLU punya komitmen 2019 kita wajibkan para PNS dan Siswa memakai kain tenun Bayan, pertanyaannya siapkan para pengerajin kita di bayan sbb jumlah pengerajin kita sedikit. Untuk itu perlu di tingkatkan percepatan carae cetak kain maupun baju.
Harapan Bupati KLU tentang hasil Musrenbang RKPD adalah meningkatkan Pendapatan dan menigkatkan Pelayanan kepada masyarakat, selanjutnya adanya kesepakatan tentang rumusan yang akan di gunakan sebagai masukan utama untuk memutahirkan rancangan RKPD, SKPD ( Ardes ).

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.18227 seconds.