Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Dana Pembangunan Rumah Sakit Haji dari Pemprovsu Rp.2,4 M Berita

Medan (Suara Komunitas.Net) - Niat untuk mendirikan Rumah Sakit Haji Medan (RSHM) mulai mencuat setelah terjadinya insiden Mina, dimana para jemaah Haji dari Indonesia dan negara lain mengalami musibah di Terowongan Mina Arab Saudi tahun 1990. Namun tujuh tahun sebelumnya, sudah ada niat dari tokoh-tokoh Islam di Sumatera Utara untuk mendirikan Rumah Sakit Haji Syuhada Mina yang digagas Yayasan Islamic Center Medan.

Demikian disampaikan Ketua Tim Wakaf RSHM H. Kasim Siyo dalam pernyataan tertulis yang disampaikan kepada Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Wagirin Arman baru-baru ini di gedung dewan.
"Dengan niat baik Tim Wakaf RSHM terkait status wakaf RSHM yang didasarkan pada sejarah sebelum RSHM dibangun, ulama dan tokoh-tokoh Islam telah menggagas untuk membangun rumah sakit Islam di tanah milik Yayasan Islamic Center Medan yang merupakan tanah pemberian Gubsu kepada Yayasan Islamic Center Medan seluas 17 hektar berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor : 593.4/239/K Tahun 1983 tanggal 6 Juni 1983,"katanya.
Selanjtunya, Ketua Tim Wakaf menyampaikan, musibah atau dikenal dengan peristiwa terowongan Mina Saudi Arabia tahun 1990 menjadi pendorong untuk mewujudkan keinginan ulama membangun Rumah Sakit Islam yang sekarang bernama RSHM. Untuk lokasi RSHM, pihak Yayasan Islamic Center Medan menyerahkan tanah seluas 6 hektar untuk
pembangunan RSHSM/RSHM yang dibangun berdasarkan SKB Menteri Agama No. 24 Tahun 1991, Menteri Kesehatan No: 131-Menkes, SKB II/1991 dan Mendagri No.23 Tahun 1991, dengan total biaya pembanguan sebesar Rp.9,1 yang bersumber dari Pemprovsu sebesar Rp.2,4 M dan Rp.7,1 M dari Depag dan Umat Islam. (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.10185 seconds.