Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Krisis Air: Air Hujan Dimanfaatkan Warga Untuk Memenuhi Kebutuhannya Berita

Krisis Air: Air Hujan Dimanfaatkan Warga Untuk Memenuhi Kebutuhannya

Aikmel, SK - (6/02/18) Kerisis air bersih yang menimpa warga Dusun Lendang Bunga, Desa kalijaga Baru, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur, belakangan ini karena rusaknya saluran pipa air bersih sehingga memaksa warga harus menampung air hujan sebagai alternatip untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga Dusun Lendang Bunga, Amaq Awan dalam keterangannya mengatakan, hal itu terjadi karena pecahnya saluran pipa air bersih ssbagai akses warga untuk mendapatkan air bersih. Amaq Awan mengatakan, lebih dari seminggu lamanya warga kekurangan pasokan air bersih bahkan diakuinya tidak ada sama sekali.

"Sudah seminggu lebih kami disini kekurangan air bersih, karena saluran pipanya banyak yang pecah bahkan tergerus air hujan," tutur Amaq Awan.

Bahkan lanjutnya, untuk mandi harus mencari ketempat lain apalagi untuk di minum. "Saya terpaksa numpang mandi dan ambil air minum ke rumah mertua," sambung Amaq Awan.

Untuk mengatasi kerisis air bersih ini, Pemerintah Desa Kalijaga Baru menghimbau kepada warganya untuk menampung air hujan menggunakan ember atau drum, melalui corong speaker Masjid.

Agar krisis air ini tidak berlarut larut sehingga merugikan masyarakat, pihak pemdes dan tokoh masyarakat mengajak warga bergotong royong memperbaiki pipa yang rusak dan meminta warganya mengumpulkan uang Rp 40 ribu /KK, dimana uang itu katanya untuk biaya perbaikan dan pembelian pipa.

Seharusnya untuk biaya perbaikan saluran air bersih menjadi tanggungjawab pemerintah desa, bukan dibebani pada masyarakat. Meskipun begitu warga berharap kepada pemdes segera memperbaikinya karena air itu merupakan kebutuhan yang sangat pital bagi semua warganya. (uci)

Foto Speaker Kampung.
 
58 orang dijangka

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.12079 seconds.