Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Spektakuler Karnaval Budaya Bau Nyale Lombok Diawali Pentas Legenda Putri Mandalika Berita

TALENTA FM Lombok Tengah,SK  - Untuk pertama kalinya, Drama Kolosal Legenda Putri Mandalika, awali Karnaval Budaya Festival Pesona Bau Nyale pada Senin (6/3) 2018 di Kota Praya. Bahkan peserta dari luar daerah yakni dari Kutai Timur Kalimantan Timur beserta sejumlah anggota DPRD dari Kampar Riau, datang menyaksikan acara yang bertajuk Mandalika Fashion Karnival tersebut.

Karnaval yang pada tahun ini pelaksanaanya dilakukan oleh Pihak Mapolres Lombok Tengah, memberikan nuansa baru dalam performance-nya. Dimulai dengan gebukan Gendang Beleq anggota Mapolres dengan Polwan sebagai penarinya, yang disusul dengan tarian abstrak Legenda Putri Mandalika memukau seribuan penonton yang hadir.

Kepala Dinas pariwisata, HL.Mohamad Faozal dalam sambutanya pada acara Karnaval tersebut menyampaikan, kalau kali ini merupakan kali pertama antara Provinsi NTB dan Lombok Tengah secara bersama-sama meleksanakan calendar event yang masuk dalam calendar 100 Wonder Full Event Indonesia.”Untuk itu saya menyampaikan terimakasih banyak kepada seluruh masyarakat Lombok Tengah yang telah mendukukung dan sukseskan acara ini,”katanya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan Kepada Kapolres Lombok Tengah atas sentuhan rasa seni yang tinggi sehingga Karnval Budaya sebagai salah satu rangkaian Festival Pesona Bau Nyale 2018 bisa terselenggara dengan baik. Karena kepedulian Kapolres yang sangat tinggi terhadap nilai budaya Lombok, maka beliau bersedia dan bahkan mengerahkan segala pikiran dan tenaganya sehingga acara tersebut berlangsung luar biasa.

Apresiasi yang sama juga diberikan oleh Plt. Bupati Lombok Tengah, L Pathul Bahri,S.Ip kepada Kapolres Lombok Tengah, AKBP.Kholilur Rochman,SIK.SH.MH yang sudah memulai keterlibantanya pada Festival Pesona Bau Nyale sejak ia bertugas di Lombok Tengah. Dan pada tahun ini, ikut kembali berpartisipasi selain dengan mempersembahkan sesuatu yang luar biasa pada Karnaval Budaya, juga menggelar kegiatan lainya yang berkaitan dengan Bau Nyale tersebut.

Hal itu lanjut Plt.Bupati menunjukkan kalau Indonesia bahkan dunia saat ini sudah peduli dan tertarik untuk menggali ketinggian budaya Lombok dan NTB pada umunya. Katrena diketahui bersama Kapolres yang bukan orang sasak saja sangat tertarik sehingga mau dan peduli ambil bagian dalam setiap pelaksanaan event budaya, dan bahkan bekerja keras melatih sebagaian anggotanya sehingga bisa tampil memainkan Seni Musik Tardisional Lombok Gendang Beleq.

Biasanya lanjut Plt.Bupati. Bapak Suhaili selaku Bupati Lombok Tengah, pasti hadir dalam acara-acara budaya seperti pada Karnval tersebut. Namun kali ini belaiu tidak bisa hadir karena sedang melakukan Kampanye menjadi Calon Gubernur dalam ihktiar membangun NTB di Sumbawa. Untuk itu kata L.Pathul Bahri, bapak Suhaili menyampaikan salam kepada seluruh warga NTB yang saat itu hadir menyaksikan Karnaval Budaya tersebut.”Bapak Bupati menyampaikan salam dengan ucapan Assalammualaikum,”ujarnya.

Usai pidatonya, Plt. Bupati kemudian membuka secara resmi Karnaval Budaya yang kemudian diawali dengan pentas singkat legenda Putri Mandalika dimana Kapolres, AKBP.Kholilur Rochman langsung bertindak sebagai Raja yang merupakan ayahanda dari Putri Mandalika. Setelah legenda putrid mandalika dimainkan dengan sekitar puluhan pemain yang rata-rata anggota Mapolres, barulah karnval yang pesertanya dari sejumlah daerah dan 12 kecamatan se-lombok tengah digelar sesuai rute yang ditetapkan panitia. (ding)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.10241 seconds.