Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Objek Wisata Jembatan Buntu Sengon butuh sentuhan Pemda Berita

Batang, Wartadesa. - Jembatan Buntu Sengon, Kecamatan Subah Kabupaten Batang, baru-baru ini menjadi destinasi wisata bagi kaum muda. Tempat selfie (swafoto) dan berbagai spot menarik menjadi magnet tersendiri bagi kaum muda. Apalagi mereka memanfaatkan media sosial untuk mengunggah keindahan Jembatan Buntu Sengon, membuat daerah tersebut kini ramai dikunjungi para pelancong.

Sayang, tempat wisata yang dapat dijangkau dengan ancer-ancer (patokan) SD Sengon Subah di Jalan Pantura, masuk gang hingga beberapa meter, kemudian ada petunjuk arah menuju ke obyek wisata Jembatan Buntu Sengon ini  akses yang tidak cukup baik, bahkan berbahaya.

[caption id="attachment_8771" align="alignnone" width="700"] Becek saat hujan. Akses menuju ke obyek wisata Jembatan Buntu Sengon Subah ini memprihatinkan jika hujan. (Foto: Tribun)[/caption]

Pelancong harus melewati jalanan yang sempit dengan sebelah kiri tebing jurang hutan sengon. Jananan yang masih berupa tanah liat, bila hujan akan licin dan becek, sehingga para pengunjung musti ekstra hati-hati saat melintas.

Menurut Slamet (53) pengelola wisata, kondisi obyek wisata Jembatan Buntu Sengon sudah lebih baik, karena dulu lebih parah lagi kondisinya. Dulu masih belum bisa dilewati dengan motor, jadi para pengunjung harus berjalan kaki. Tuturnya.

Setelah Jembatan Buntu Sengon ramai, masih lanjut Slamet, uang kas dari kotak dana wisata yang disediakan oleh warga digunakan untuk memudahkan akses, dengan memperlebar jalan.

"Ini kami juga mintakan sisa-sisa beton dari proyek pembangunan jalan tol untuk bangun akses lagi agar lebih mudah dan tidak berbahaya, seperti yang dilihat kan jalannya kalau habis hujan, karena tanah jadi becek dan licin," paparnya.

Slamet berharap dengan potensi wisata yang saat ini sudah mulai ramai dikunjungi ini, pemerintah daerah bisa ikut membantu untuk memperbaiki akses agar pengunjung bisa lebih nyaman. (WD, dan berbagai sumber)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09122 seconds.