Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Warga Sragi blokade truk dam, mediasi pun dilakukan Berita

Pekalongan, Suarakomunitas. - Sekurangnya 50 warga Sragi menghadang dan melakukan blokade jalan yang dilewati oleh truk dam (dump-truck) pembawa material tanah urugan tol milik PT SMJ, Jum'at (02/03) dinihari. 21 truk dihentikan warga dan tidak boleh melanjutkan perjalanan membawa material tanah urugan tol.

Warga menghentikan sopir yang melewati komplek pabrik gula Sragi. Warga menuntut agar kerusakan di sepanjang jalan raya Sragi dan sekitarnya untuk segera diperbaiki, truk dam yang hendak keluar dari proyek tol harus bersihkan, dan apabila cuaca hujan kbm dump truck dilarang untuk beroprasi.

[caption id="attachment_8767" align="alignnone" width="640"] Mediasai warga Sragi dengan PT SMJ Jum'at 02/03) di Balai Kelurahan Sragi.[/caption]

Mendengar tuntutan warga, Yoyok, Humas SMJ memerintahkan tim kebersihannya untuk membersihkan jalan-jalan yang terdapat banyak tanah merah berceceran di sepanjang jalan BRI Sragi sampai dengan depan Pabrik Gula Sragi.

Aksi yang berjalan higga pagi hari tersebut akhirnya dimediasi oleh Kapolsek Sragi. AKP Sumantri menjembatani aspirasi warga dengan mengumpulkan perwakilan warga, PT SMJ, Lurah Sragi dan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, di Balai Kelurahan Sragi, pukul 14.00 WIB.

Salah seorang perwakilan warga, Agus mengungkapkan bawha warga sudah bosan dengan pertemuan (mediasi) semacam itu karena tidak pernah ditepati oleh PT SMJ. "Permintaan Warga tidak muluk-muluk tetapi hanya minta perawatan jalan secara rutin sehingga tidak banyak korban terpeleset akibat jalan rusak dan licin ketika seusai hujan." Tuturnya.

Selain itu warga meminta penyiraman apabila cuaca panas, truk tidak ugal-ugalan dan berdeklit, tetapi pihak SMJ bersikap masa bodoh kalau tidak ada warga turun ke jalan bahkan SMS dan WA tidak pernah direspon. Warga juga menyampaikan jika truk tetap tidak boleh lewat sebelum jalan selesai diperbaiki. Lanjut Agus.

Menjawab keluhan tersebut, Yoyok, Humas SMJ mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mungkin memperbaiki jalan karena musim hujan.  Dia mengaku sopir truk dam  selalu diberi arahan oleh pihak SMJ tentang terpal harus terpasang menutupi seluruh bagian tanah galian dengan sempurna dan mengendarai dengan tidak ugal-ugalan.

Yoyok meminta warga agar truk dam milik SMJ segera bisa melintas dan berjanji jalan akan segera diperbaiki serta permintaan warga segera ditindak lanjuti.

Kapolsek Sragi AKP Sumantri,  menyampaikan jika warga tetap menolak maka target tidak bisa tercapai dan pemerintah daerah dianggap gagal menyelesaikan pembangunan proyek tol.

Selain itu, lanjut Sumantri, kami meminta kepada Warga agar SMJ bisa bekerja dan Kapolsek bertanggung jawab untuk memberhentikan dan menindak apabila kesepakatan diabaikan.

Kapolsek Sragi berharap mediasi (hari ini_kemarin_red) yang terakhir. Pihak SMJ juga memperhatikan keluhan warga. (Eva Abdullah)

 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.0903 seconds.