Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Ratusan Santri Nurul Quran Ikuti Wisuda Tahfizh Quran ke 3 Berita

TALENTA FM LOMBOK TENGAH, SK - Sebanyak 233 santri dan santriwati Pondok Pesantren Nurul Qur`an Lendang Simbe Desa Mertak Tombok Kecamatan Praya diwisuda pada rabu (24/1) 2018 dalam acara Upacara Huffazh Qur`an ke 3 yang digelar dihalaman Pondok Pesantren setempat. Ratusan wali santri yang berasal dari berbagai wilayah di NTB dan puluhan tokoh ikut hadir pada wisuda tersebut.

Dalam sambutanya selaku tim wisudawan, Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, L.Pathul Bahri,S.Ip menyampaikan rasa syukurnya atas capaian tersebut. Apalagi rata-rata dalam menghfal AL-Quran tersebut hanya membutuhkan waktu setahun kurang 7 hari untuk menghafal 30 jus. “Santri kita ini luar biasa semuanya, pondok ini benar-benar dibuat menjadi kidung AL-Quran. Sambil duduk-duduk bermain, mereka menghafal AL-Quran,”katanya. Tidak ada waktu sedikitpun yang dilewatkan tanpa menghafal AL-Quran berkat bimbingan para ustadz dan ustazah yang ada di Nurul Qur`an.

Selain itu yang patut disyukuri, dukungan para orang tua wali santri yang juga sangat luar biasa diberikan kepada putra putrinya sehingga dari berbagai daerah rela mamasukkan anak-anaknya ke Nurul Qur`an tersebut. Wabup menuturkan, alkisah dimana suatu keluarga dinyatakan wajib masuk neraka. Namun, keluarga itu batal wajib masuk syurga karena salah satu keluarganya menjadi penghafal AL-Quran. Maka benarlah apa yang disampaikan para ulama, bahwa setengah dari cara meng-agungkan pencipta bumi langit dan isinya adalah dengan cara mencintai pecinta-pecinta AL-Quran.”Oleh karena itu, wakil bupati, ketua yayasan dan wakil gubernur serta lainya jabatan-jabatan itu tidak ada maknanya, karena sehebat-hebat kita semua lebih hebat dan baik orang yang menghafal Al-Quran dan mengajarkanya,”ujarnya.

Peran orang tua lanjut Wabup yang sekaligus menjabat Ketua Umum Yayasan Nurul Quran, sangat penting. Karena anak-anak tersebut memang harus diberikan support dan tempat bagi mereka bagaimana agar dengan baik dan benar dalam menghafal AL-Quran. Maka setiap orang yang meberikan petunjuk jalan yang benar, maka akan mendapatkan pula petunjuk yang sama bagi mereka. Keberadaan santi dan santriwati penghafal AL-Quran ini tambah Wabup, merupakan penyaring agar berbagai macam budaya dan dampak-dampak negative atas berbagai macam perkembangan zaman dan teknologi saat ini tidak masuk begitu saja ke daerah tercinta ini. Sehingga hal-hal baiklah yang akan terus berkembang baik dalam keluarga dan juga bangsa, sehingga kita menjadi daerah dan bangsa yang rahmatan lilalamin.”Seperti kita ketahui bersama, skala prioritas pembangunan di NTB ini adalah pariwisata. Maka bisa dibayangkan orang-orang akan datang dari berbagai negara dengan ragam budayanya yang bisa jadi tidak sesuai dengan adat dan budaya serta agama kita, maka inilah penyaringnya,”jelasnya.

Wakil Gubernur NTB, HM.Amin,SH.M.Si atas nama pemerintah provinsi NTB, menyampaikan kebangganya atas apa yang telah diraih oleh Pondok Pesantren Nurul Qur`an tersebut. Apalagi dalam wisuda itu diikuti oleh ratusan wisudawan yang telah mampu menghafal pada golongan 3 juz, 5 juz, 10 juz, 15 juz, 20 juz dan 30 juz. “Maka atas nama pemerintah kami mendoakan agar pondok pesantren ini bisa terus tetap eksis pada masa-masa yang akan datang dan semakin hari semakin banyak yang mau menghafal AL-Quran seperti hari ini,”harapnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada ketua Yayasan Pondok Pesantren Nurul Quran dan jajaranya, karena tugas-tugas pemerintah telah diambil alih secara inisiatif dan swadaya untuk terus meningkatkan mutu pendidikan didaerah ini. Karena sangat disadari bahwa pemerintah tidak bisa sepenuhnya memberikan sarana dan prasarana , tetapi dengan partisipasi seluruh komponen masyarakat khususnya santri, para orang tua dan pengurus pondok pesantren telah memberikan sumbangsih terhadap berdiri dan eksisnya pondok pesantren tersebut. Lombok Tengah lanjut Wakil Gubernur, memang terkenal dengan berbagai macam pembangunanya. Disamping keberadaan Pondok Pesantren Nurul Quran tersebut, berbagai pembangunan yang membanggakan juga saat ini banyak berlangsung di Lombok Tengah. Terutama disbanding dengan 2 kota dan 8 kabupaten yang ada di NTB, destinasi wisata yang dimiliki oleh Lombok Tengah jadi prioritas pemerintah pusat.”Prioritas itu yakni Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika yang disertai dengan berbagai macam pembangunan yang lain,”imbuhnya.

Hal itu lanjut Wakil Gubernur, telah memicu pertumbuhan industry pariwisata NTB sebanyak 22 persen. Dengan berkembangnya industry pariwisata itu, telah memberikan dampak luar biasa bagi perkembangan perekonomian masyarakat NTB melalui adanya lapangan kerja baru dan wirausaha baru. Ditambah lagi dengan pertanian yang juga merupakan salah satu prioriotas pembangunan yang telah meningkat menjadi 42 persen.”Pertanian ini akan terus kita pertahankan seperti padi merupakan komoditas yang sangat dibutuhkan,”jelasnya. Terlepas dari berbagai macam pembangunan disektor riil itu, Wakil Gubernur tegaskan, pentingnya pembangunan SDM seperti yang saat itu hasilnya telah dicapai oleh Nurul Quran. (ding)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09895 seconds.