Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

"Nyaris" Tidak Bisa daftar di Pilkada Sumut 2018 Berita

Medan (Suara Komunitas.Net) - Menjelang pendaftaran Balon Gubsu dan Wagubsu untuk Pilkada Sumut di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut pada 8-10  Januari 2018, banyak isu yang simpang siur dan nadanya juga sulit dipercaya.

Menurut pantauan di lapangan, adanya penarikan dukungan Partai Golkar untuk petahana H.T.Erry Nuradi menjadikan Sumut semakin panas. Bahkan muncul rumor tagline "Sumut Paten” yang menjadi ikon H.T.Erry Nuradi telah berganti menjadi singkatan dari Pilkada Tanpa Tengku Erry Nuradi (PATEN).
“Bayangkan jika penarikan dukungan dari Partai Golkar jadi, posisi mantan Bupati Serdang Bedagai (Sergai) sangat riskan dan dikuatirkan kekurangan kursi, jika hanya mengandalkan NasDem 5 kursi, PKPI 3 kursi, PKB 3 kursi, kurang 9 kursi.
Menyikapi ramainya isu tarik dukungan itu membuat T.Erry Nuradi (TEN) menjumpai sesepuh Partai Golkar, yakni Jusuf Kalla di Jakarta untuk membahas pelaksanaan Pilkada serentak di Sumut.
Sedangkan posisi pasangan Balon Edy Rahmayadi-Ijeck sudah mengantongi 28 suara dari Partai Gerindra 13 kursi, PKS 9 kursi dan PAN 6 kursi. Sementara Parpol yang belum mengusung pasangan calon PDI Perjuangan (16 kursi), PPP (4 kursi) dan Partai Demokrat (14 kursi).
Belakangan menyusul Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, Kamis (4/1) mengumumkan Balon Gubsu periode 2018-2023 adalah Djarot Saiful Hidayat, mantan Plt Gubernur DKI Jakarta. Siapa Balon Wagubsu nya, masih dirahasiakan DPP PDI Perjuangan.
Timbul rumor, Djarot bisa berpasangan dengan Nurhalizah atau Djarot berpasangan dengan JR Saragih, juga Bupati Simalungun. Sementara isu lain yang mengemuka adalah JR Saragih, selaku Ketua DPD Partai Demokrat Sumut disebut-sebut berpasangan dengan Ance Selian, Ketua PKB Sumut dan sudah siap-siap menarik dukungannya dari T.Erry. Sedangkan, PKPI juga diduga bakal hengkang dari dukungan T.Erry.
Sementara Mustofawiyah Sitompul, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut melontarkan pernyataan bahwa JR Saragih bakalan tidak dapat perahu ‘politik’  untuk maju di Pilkada Sumut tahun 2018.(lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09946 seconds.