Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Disepakati pembentukan Universitas Muhammadiyah di Pekalongan Berita

Pekalongan, Suara Komunitas. - Bakal hadir sebuah universitas di Pekalongan, setelah Ahad (10/12) disepakati bersama antara pengelola Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan(STIKES) Pekajangan  yang diwakili oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Pekalongan yang diwakili oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekalongan dan Poiteknik Muhammadiyah Pekalongan yang diwakili oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, di hotel Horison.

Kesepakatan bersejarah tersebut merupakan tonggak baru berdirinya Universitas Muhammadiyah di Pekalongan, yang disebut dengan kesepakatan horizontal. Sedang untuk nama universitas, kantor induk untuk adminsitrasi surat-menyurat dan aset akan dilakukan pembicaraan lebih lanjut dalam tim kecil. Demikian disampaikan oleh Khoirul Anam, perwakilan dari Politeknik Muhammadiyah Pekalongan saat dihubungi Wartadesa (Suara Komunitas Pekalongan), Senin (11/12).

Khoirul Anam menambahkan bahwa kesepakatan tersebut dilakukan oleh personil Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pekajangan, Piminan Daerah Muhammadiyah Kota dan Kabupaten Pekalongan dengan dihadiri oleh 30 orang.

Sementara itu, Mulyono, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan mengungkapkan bahwa kehadiran Universitas Muhammadiyah di Pekalongan merupakan kebutuhan zaman, sekaligus agar jurusan dan program studi yang disediakan oleh perguruan tinggi Muhammadiyah di Pekalongan lebih berkembang. 

“Kejenuhan program studi menjadi pertimbanga penyatuan tersebut”. Tutur Mulyono. Dia berharap hadirnya Universitas Muhammadiyah di Pekalongan ini menjadi penguat kelembagaan kedepan.

Sedang, Pasrum Afandi, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Pekalongan menyampaikan bahwa proses mewujudkan Universitas Muhammadiyah di Pekalongan sudah 10 tahun silam, dengan membentuk tim pendirian Universitas Muhammadiyah di Pekalongan, namun karena banyaknya kendala termasuk adanya regulasi yang sulit dipenuhi maka baru kali ini penyatuan tiga Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Pekalongan terealisasi.

Pasrum menyampaikan bahwa Peraturan Kemenristekdikti tahun 2016 memang tidak memberikan izin pendirian Perguruan Tinggi baru. Tetapi ada kemudahan untuk penyatuan Perguruan Tinggi menjadi Universitas. Dengan begitu Pasrum optimis Universitas Muhammadiyah di Pekalongan akan terwujud. (Eva Abdulah, Wartadesa)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.15554 seconds.