Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Orangtua siswa SDN 02 Banjarejo besok dikumpulkan Berita

  • Buntut pemberitaan dana beasiswa siswa miskin dipotong Rp. 100 ribu

Pekalongan, Suara Komunitas. - Usai diberitakan SD Negeri 02 Banjarejo Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan, mendadak pihak sekolah mengedarkan undangan yang ditujukan kepada orangtua/wali siswa setempat. Undangan yang ditandatangani oleh kepala sekolah, Sudarwanti berisi undangan sosialisasi dana KIP/PIP (Kartu Indonesia Pintar, Program Indonesia Pintar).

Undangan yang dikirim kepada orangtua siswa tertangal Sabtu (02/11) tersebut mengundang kehadiran orangtua siswa pada hari Senin (04/12) pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai.

Baca: BSM dipotong seratus ribu, ini tanggapan kepala dan komite sekolah

Menurut orangtua siswa, undangan tersebut terkait dengan pemberitaan sebelumnya bahwa pihak sekolah melakukan pemotongan dana beasiswa siswa miskin program KIP/PIP sebesar Rp. 100 ribu per siswa penerima.

"Paling rapat ngkesok, kepsek mekso ortu murid kon memberi surat pernyataan bahwa sumbangan paving atas dasar keikhlasan (paling rapat besok, kepala sekolah memaksa orangtua murid untuk membuat surat pernyataan bahwa sumbangan paving atas dasar keikhlasan," tutur orangtua siswa yang tidak bersedia disebut identitasnya.

Menurutnya orang tua siswa biasanya akan memberikan pernyataan tersebut, meski sebenarnya dalam hati para orangtua siswa tidak mau, "Seharuse orangtua bilang keberatan, tapi wong ndeso kene ora wani, wanine do neng mburi thok (seharusnya orangtua bilang keberatan, tetapi warga desa sini (Banjarejo) tidak berani (mengatakan berkeberatan), beraninya dibelakang saja  (diluar pertemuan rapat)," lanjutnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, SD Negeri 02 Banjarejo Kecamatan Karanganyar, seluruh siswa yang dapat bantuan KIP/PIP langsung dipotong Rp. 100 ribu untuk pembelian batako. Selain itu juga, dana langsung dipotong untuk membayar Lembar Kerja Siswa (LKS), Kamis (30/11).

Orang tua siswa menyayangkan pemotongan tersebut karena sebelumnya juga ada pemotongan dana untuk pembelian komputer sekolah, "Itu hasil rapat tadi siang pak ... kalau buku LKS itu yang sudah-sudah di haruskan membeli. Sebelumnya juga ada penarikan dana buat membeli komputer." Tuturnya.

Orang tua siswa sebelumnya mengaku sudah melayangkan protes langsung, "Saya sudah protes waktu itu sama guru disitu pak (SDN 02 Banjarejo), jawabnya untuk kinerja dan kemajuan SDN (02) Banjarejo. Jujur saya kasihan dengan orangtua murid (lainnya) khususnya warga Randutawang yang ekonominya kurang. Banyak yang mengeluh tapi apa daya," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 02 Banjarejo, Sudarwanti, ketika di konfirmasi, Sabtu (02/12) mengatakan, hal tersebut merupakan inisiatif dari Komite sekolah, "Itu inisiatif dari komite, dengan niat untuk membuat sekolah ini lebih baik " ucap Kepsek yang baru dinas di sekolah tersebut.

Di tempat yang sama, Ketua Komite Sekolah, Bambang S, mengatakan, pihaknya bersama orang tua yang mendapat bantuan dengan suka rela patungan untuk pavingisasi halaman Sekolah, "Kami berniat untuk memperbaiki halaman supaya lebih baik, karena tak jarang terjadi banjir, Orang tua yang mendapat bantuan dengan sukarela menyisihkan Rp 100 ribu untuk pavingisasi tersebut." Ucapnya. (Eva Abdullah)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09131 seconds.