Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Lagi nongkrong, anak punk dibubarkan warga, kepalanya bocor Berita

Pekalongan, Suara Komunitas. - Aksi massa yang membubarkan anak-anak punk yang sedang nongkrong di ricemill (pabrik penggilingan padi) di Jalan Jatolondo Desa Pandanarum Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan berujung main hakim sendiri. Sembilan anak punk yang dibubarkan warga ada yang mengalami bocor dibagian belakang kepala.

Menurut saksi mata, warga setempat yang geram melihat anak-anak punk nongkrong di ricemill Jatilondo tiap malam, membubarkan mereka. Anak-anak tersebut lari kocar-kacir. Sebagian lari ke arah barat. Mereka ngumpet ke sebelah truk dam (dump truck) yang diparkir disebelah pom mini milik warga.  Massa kemudian menyeret beberapa anak punk yang tertangkap ke depan pom mini.

Massa yang emosi, tiba-tiba melayangkan bogem mentah ke korban, hingga bagian belakang kepala korban bocor. Beberapa warga sempat mengingatkan agar tidak maih hakim sendiri, "Tolong jangan digebuki mas ..." Teriak warga.

Menurut warga, mereka berjumlah sembilan orang, "Sembilan orang mas jumlahnya, mereka dibubarkan warga karena sering nongkrong di ricemill dan meresahkan warga," tutur Anton, saksi mata. Sabtu (02/12).

Pewarta Wartadesa yang berada di lokasi kejadian sempat melihat dua anak punk yang mengaku berasal dari Desa Karanganyar Kecamatan Tirto dan dari Kendal.

Setelah barang-barang milik anak-anak punk yang tertangkap massa berupa kalung dan asesoris dilepas, akhirnya korban yang mengalami bocor kepala, diantar sesama anak punk ke Desa Karanganyar, Tirto. Selanjutnya korban oleh rekan-rekannya dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Pekajangan pada pukul 21.00 WIB.

Kejadian tersebut kontan saja membuat warga yang lewat jalan Jatilondo berhenti sejenak untuk melihat kejadian, namun tidak menimbulkan kemacetan. (Eva Abdullah)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08955 seconds.