Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

BSM dipotong seratus ribu, ini tanggapan kepala dan komite sekolah Berita

Pekalongan, Suara Komunitas. - Pemotongan dana beasiswa siswa miskin (BSM) dari Program Indonesia Pintar (PIP/KIP) di SD Negeri 02 Banjarejo Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan sebesar Rp. 100 ribu dipertanyakan oleh orang tua siswa.

Menurut orang tua siswa yang tidak mau disebutkan namanya, di SD Negeri 02 Banjarejo Kecamatan Karanganyar, seluruh siswa yang dapat bantuan langsung dipotong Rp. 100 ribu untuk pembelian batako. Selain itu juga, dana langsung dipotong untuk membayar Lembar Kerja Siswa (LKS), Kamis (30/11).

Orang tua siswa menyayangkan pemotongan tersebut karena sebelumnya juga ada pemotongan dana untuk pembelian komputer sekolah, "Itu hasil rapat tadi siang pak ... kalau buku LKS itu yang sudah-sudah di haruskan membeli. Sebelumnya juga ada penarikan dana buat membeli komputer." Tuturnya.

Orang tua siswa sebelumnya mengaku sudah melayangkan protes langsung, "Saya sudah protes waktu itu sama guru disitu pak (SDN 02 Banjarejo), jawabnya untuk kinerja dan kemajuan SDN (02) Banjarejo. Jujur saya kasihan dengan orangtua murid (lainnya) khususnya warga Randutawang yang ekonominya kurang. Banyak yang mengeluh tapi apa daya," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN 02 Banjarejo, Sudarwanti, ketika di konfirmasi, Sabtu (02/12) mengatakan, hal tersebut merupakan inisiatif dari Komite sekolah, "Itu inisiatif dari komite, dengan niat untuk membuat sekolah ini lebih baik " ucap Kepsek yang baru dinas di sekolah tersebut.

Di tempat yang sama, Ketua Komite Sekolah, Bambang S, mengatakan, pihaknya bersama orang tua yang mendapat bantuan dengan suka rela patungan untuk pavingisasi halaman Sekolah, "Kami berniat untuk memperbaiki halaman supaya lebih baik, karena tak jarang terjadi banjir, Orang tua yang mendapat bantuan dengan sukarela menyisihkan Rp 100 ribu untuk pavingisasi tersebut." Ucapnya Sabtu (02/11).

Menurut Bambang, dana yang dikumpulkan dari hasil pemotongan bantuan tersebut, hasilnya masih kurang untuk kegiatan pavingisasi. "Dari dana yang terkumpul sesunguhnya masih kurang jika dilihat dari kebutuhan yang ada, tapi kami akan melaksanakanya semaksimal mungkin dari dana yang terkumpul," pungkas Bambang. (Eva Abdullah)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09018 seconds.