Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Bantuan korban banjir, salurkan ke posko induk Berita

Pekalongan, Suara Komunitas. - Sekda Kota Pekalongan, Sri Ruminingsih meminta agar bantuan yang masuk untuk korban banjir di Kota Pekalongan melalui posko induk. Hal ini untuk memudahkan koordinasi penyaluran bantuan, dan tidak terjadi tumpang tindih.

"Kami meminta agar pemberian bantuan dari pihak manapun, disalurkan melalui posko induk, yakni Posko PMI Kota Pekalongan di Jalan Rajawali," tutur Sri Ruminingsih, Jum'at (01/12).

Penelusuran Wartadesa di lapangan pada Jum'at sore, beberapa warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing, "Kami kembali ke rumah masing-masing, mengingat sudah tidak hujan lagi, dan banjir sudah agak surut," tutur Darsono, warga Krapyak.

Darsono melanjutkan, selain itu dirinya juga khawatir dengan rumah yang ditinggalkan, "kalau ditinggal semuanya, takutnya ada apa-apa dengan rumah saya pak, jaga-jaga hal yang tidak diinginkan ... ya, kami kembali ke rumah,"

Terkait dengan kondisi siklon tropis di Kota Pekalongan, Walikota mengeluarkan SK kondisi darurat terhitung tanggal 1-14 Desember 2017.

"Dari hasil rapat koordinasi dengan Dandim, Sekda dan OPD terkiat, telah memutuskan status tanggap darurat bencana kota pekalongan selama 14 hari terhitung tanggal 1 desember sampai 14 desember," ujar Saelany, Walikota Pekalongan.

Status tanggap darurat banjir ini, dituangkan melalui SK Walikota Pekalongan Nomor 613/362 Tahun 2017 tanggal 1 Desember 2017, tentang penetapan status tanggap darurat banjir. (Eva Abdullah)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08747 seconds.