Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Buruh konveksi keluhkan listrik sering padam seharian Berita

Pekalongan, Suara Komunitas. - Buruh konveksi rumahan di wilayah Desa Wonosari Kecamatan Karanganyar Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah dan desa-desa sekitar mengeluhkan seringnya listrik padam di wilayahnya. Pemadaman listrik tanpa pemberitahuan ke warga sudah bertahun-tahun. Bahkan listrik sering padam sehari-semalam tanpa pemberitahuan. Demikian diungkapkan oleh Darun (29), warga Wonosari yang membuka usaha konveksi di rumahnya.

Kepada Wartadesa, Darun mengungkapkan bahwa pemadaman listrik sudah lama terjadi, "Wonosari Kecamatan Karanganyar kalau hujan sedikit, listriknya padam. Jujur saya merasa kecewa karena saya seorang penjahit rumahan yang bekerja bergantung pada tenaga listrik. Listrik byar-pet (mati) sudah bertahun-tahun," ujarnya, Rabu (29/11).

Menurut Darun, buruh konveksi tidak mempermasalahkan pemadaman listrik, jika untuk berjaga-jaga pohon tumbang yang mengenai kabel listri, "Kalau sekedar berjaga-jaga, misalnya satu atau dua jam saat hujan, listrik dipadamkan, tidak masalah. Kalau padamnya satu jam mungkin masih bisa di maklumi, dikampung saya, listrik padam bisa sampai sehari, bahkan bisa sampai malam (sehari-semalam)," lanjutnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Darsih, warga setempat yang membuka usaha konveksi kecil-kecilan dengan sembilan orang buruh, "Iya mas, disini listrik sering mati, hujan dikit saja langsung mati seharian, padahal kita kan bergantung pada listrik untuk kerja. Kalau sering padam kan kita rugi, tidak bisa setoran, dan karyawan juga tidak bisa pocokan (terima gaji)," tutur ibu muda ini.

Buruh konveksi di Wonosari dan sekitarnya berharap agar pihak PLN setempat meninjau kebijakan pemadaman listrik seharian bahkan lebih dari 24 jam tersebut. "Kami hanya minta agar pemadaman listrik dilakukan sebentar saja, misal satu sampai dua jam saat hujan turun, tapi setelah itu dinyalakan lagi arusnya, hingga kami tidak merugi," pungkas Darsih. (Eva Abdullah, Foto: Kabar Buruh)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08701 seconds.