Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

PPMD gelar training kepemimpinan berwawasan kebangsaan dan bela negara Berita

Pekalongan, Suara Komunitas. - Pemuda Mandiri Membangun Desa (PMMD) Kabupaten Pekalongan menggelar training (pelatihan) Kepemimpinan Berwawasan Kebangsaan dan Bela Negara di RM Kampoeng Damai Karanganyar, Ahad (26/11).

Pelatihan bertemakan 'Pemimpin Muda Masa Kini yang Tangguh dan Berkarakter' tersebut diikuti oleh 70 peserta   dari tujuh desa binaan, yaitu, Sinangohprendeng, Tanjungkulon, Bulakpelem, Bulaksari, Bubak, Jagung dan Langensari.

Pemuda Mandiri Membangun Desa adalah 'Relawan Kemenpora' bidang kepemudaan dan kepeloporan. Program PMMD Kemenpora ini berlangsung selama tiga bulan, dari Oktober –Desember, meliputi giat olahraga, kepemimpinan dan kepoloporan, kesukarelawanan, kearifan lokal dan peningkatan kapasitas.

Meski hanya tiga bulan, namun program ini sangat bermanfaat, dan bisa menstimulus para pemuda untuk bergerak membangun desanya masing-masing dengan pelatihan-pelatihan yang diagendakan. Sambut koordinator PMMD Kab. Pekalongan, Bangun Sasmito.

Dalam acara tersebut juga dihadiri Kapten Sidi Selaku Danramil Karanganyar, menyampaikan materi tentang 4 pilar kebangsaan. Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Dimana saat ini, 4 pilar kebangsaan ini mulai memudar dari jiwa pemudanya. Hal ini sangatlah penting agar para pemuda memahami dan mengamalkan 4 pilar tersebut dan semakin mencintai negeri Indonesia.

Materi kedua diisi oleh Riska Yulianto,   alumni LDK Al Fattah STAIN Pekalongan, mengisi tentang Pemuda Masa Kini Pemimpin Masa Depan.

Pemateri memberikan motivasi kepada para peserta agar siap untuk menjadi pemimpin yang yang mempunyai. Dimana seorang pemimpin harus visioner (berpandangan masa depan), cerdas, punya tujuan dan cita-cita yang tinggi serta memiliki komitmen yang kuat untuk merealisasikannya.

Selain itu, Riska juga memaparkan tentang aspek-aspek kepemimpinan, hambatan-hambatan untuk menjadi pemimpin dan bagaimana mengatasinya.

Acara dilanjutkan dengan istirahat sholat dan makan (ishoma), untuk menyegarkan ruh yang mulai lelah dan raga yang mulai letih. Serta agar masing-masing peserta mengenal satu sama lain dari desa yang berbeda. Setelah ruh dan raga kembali fresh (segar), acara dilanjutkan dengan out bond (permainan) ringan.

Terlihat peserta begitu antusias menikmati game-game (permainan) yang disajikan oleh Iqro’ Klub Kab. Pekalongan, salah satu OKP di Kabupaten Pekalongan yang menangani pembinaan pemuda.

PMMD Kab. Pekalongan memilih bekerja sama dengan Iqro’ Klub Kab. Pekalongan karena lembaga ini sudah mempunyai badan hukum Indonesia, dan sudah berprestasi di kabupaten dan provinsi. Menjadi juara I di Kabupaten dan Juara II di Provinsi Jawa Tengah lomba kepemudaan. 

Permainan (game) dimulai dengan membuat kelompok-kelompok kecil. Kemudian dilanjutkan dengan game-game yang membangun kekompakkan, komunikasi serta konsentrasi para peserta pelatihan.

Pelatihan ditutup dengan kesimpulan dari kegiatan ini dari pesan dan kesan dari peserta. Selain itu juga follow up (tindak lanjut) untuk kedepannya agar lebih akrab dan bisa bekerja sama untuk membangun Indonesia dari desa masing-masing. Sebagaimana program kemenpora yaitu Pemuda Mandiri Membangun Desa. (Eva Abdullah/Wartadesa)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.08921 seconds.