Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Pemko Medan Tidak Konsekwen Bangun Penampungan Pedagang Aksara Berita

 Medan (Suara Komunitas.Net) - DPW P3TSU akan menyurati kembali Walikota Medan terkait penampungan para pedagang tradisional Pasar Aksara Medan di tempat eks kebakaran Buana Plaza yang berdampingan dengan Pasar Aksara Medan.

“Kasihan pedagang tradisional Pasar Aksara yang sangat menderita berjualan di tempat yang tidak layak sehingga mempengaruhi tingkat pendapatan mereka,” kata Brilian Moktar, SE, MM menjawab pertanyaan salah seorang pedagang tradisional Pasar Aksara Medan bermarga Lubis saat acara reses di halaman kantor DPW P3TSU, Jl.Arif Rahman Hakim Medan, Sabtu (7/10).
Pada reses itu,Lubis mempertanyakan janji Walikota Medan yang akan menyediakan lahan di eks Rumah Sakit Martondi untuk penampungan pedagang pasar Aksara Medan yang terbakar setahun lalu.
“Namun hingga kini nyatanya janji tinggal janji dan kami masih tetap di sepanjang trotoar Jalan Aksara Medan,” katanya.
Brilian Moktar mengakui, ada janji Walikota Medan untuk menampung para pedagang Pasar Aksara Medan di eks RS Matondi. Namun sejauh ini dia tidak tahu kenapa rencana itu tidak direalisasikan.
“Kita harap, Walikota Medan memenuhi tuntutan para pedagang untuk menempati lahan eks Buana Plaza dan Pasar Aksara yang dikelola PD Pasar Medan. Agar lalu lintas di kawasan itu kembali lancar, tidak terkesan kumuh seperti saat ini,” ucapnya.
Selain itu sebagai wakil rakyat, ia juga akan menindaklanjuti kepada Walikota Medan terkait keberadaan seratusan eks padagang tradisional di Pasar Simpang Limun (PT.Inatex) yang kini berjualan di sekitar Jalan Kemiri Medan dan sekitarnya.
Sementara itu Ketua I P3TSU, Muslim Sikumbang didampingi Wakil Ketua, Tommi J Putra menyatakan, saat ini pedagang tradisional Pasar Aksara Medan sekitar 700 pedagang. (lubis)

Editor : Tohap P.Simamora

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.10326 seconds.