Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Siti Maryam: Manfaatkan Potensi Desa untuk Kepentingan Masyarakat Berita

Lombok Timur, SK - Siti Maryam yang lahir pada 7 April 1993, adalah salah satu tokoh perempuan yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Kesehariannya banyak diabdikan untuk membantu masyarakat terutama kaum perempuan buruh migran yang ada di desanya.

Desa Toya, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, NTB, adalah satu dari sekian banyak desa yang masih terisolir karena jauh dari pusat kota. Meskipun begitu, kaum perempuan yang ada di desa tersebut cukup aktif dalam mengembangkan usaha ekonomi rumah tangga.

Sebut saja, misalnya, Pusat Inkubasi Bisnis Desa (PINBID) bersama dengan lembaga Advokasi Buruh Migran (ADBMI) berkolaborasi dengan Tim Pembina Desa (TPD) yang dibentuk oleh Pusat Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSPSDM). Lembaga ini konsentrasi pada kegiatan pembentukan kelompok usaha perempuan untuk meningkatkan prekonomian masyarakat, terutama mereka yang tinggal di perbatasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR).

Siti Maryam bersama teman-teman, terus bergerak maju membimbing, mengedukasi, dan mendampingi istri kaum buruh migran agar kesehariannya bisa digunakan untuk melakukan pekerjaan yang memberikan nilai tambah dan tentu mendatangkan uang.

Mereka dilatih cara memanfaatkan sumber daya alam (SDA) yang ada di desanya. Salah satu program yang diajari adalah, cara membuat jajanan dari singkong dan pisang yang mereka tanam agar bisa bernilai ekonomi. Dan kemudian, hasilnya bisa dipasarkan sendiri dan juga proses pemasarannya dibantu oleh TPD.

"Sampai pada saat ini, ADBMI terus aktif memberikan pelatihan mulai dari pembentukan kelompok usaha, diskusi komunitas, lokakarya, pengembangan usaha mikro hingga cara mengelola ekonomi rumah tangga," jelas Maryam.

Dikatakan Maryam, program ini dimulai sejak Agustus 2016 dan terus dikembangkan. Hingga pada saatnya nanti, kelompok usaha perempuan yang sudah mereka bentuk bisa berjalan sendiri tanpa perlu pendampingan.

Lanjutnya, setelah itu nanti, masyarakat bisa melihat bahwa, desa tempat tinggal mereka punya banyak SDA dan SDM yang potensial untuk dikembangkan menjadi inkubasi bisnis desa dan tentu untuk kepentingan pemberdayaan masyarakat desa itu sendiri. (Fikri MS)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.09312 seconds.