Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Pembekel Karang Bajo Menjemput Kagungan Mak Lokak Gantungan Rombong dari Bayan Berita

Karang Bajo (SID), Mak Lokak Gantungan Rombong Kudralam telah di Nobatkan sebagai ( Penunggu Perumbak Tengak ) Kampu Karang Bajo pada tanggal 03-10-2016, Sedangkan Kagungannya masi di Bayan Barat jarak 10 Bulan baru Pembekel Karang Bajo bersama perusa Mak Lokak Pande dan Mak Lokak Walin Gumi menjemput Kagungan Mak Lokak Gantungan Rombong dari Kampu Bayan Barat 19-09-2017.

Masyarakat Karang Bajo telah menentukan Perusa Perumbak Tengah atas nama Kudralam, usia 65 tahun Agama Islam Suku Bayan alamat Koq Sabang Desa Bayan telah di nobatkan sebagai Mak Lokak Gantungan Rombong bersama Pembekel Loloan, Pembekel Karang Bajo, Pembekel Sukadana, Pelabasari, Tanak petak Lauk, Batu Menjangkong, Karang Tunggul, Telaga bagek dan Mak Lokak Senaru di Kampu Karang Bajo Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara

Memasuk kan Mak Lokak Gantungan Rombong kali ini di asuh dengan memotong satu ekor kerbau yang di beli oleh masyarakat adat Karang Bajo seharga Rp. 9.000.000,- ( Sembilan Juta rupiah). Dan upacara penobatan amak Kudralam sebagai mak Lokak gantungan Rombong dilaksanakan secara bersama sama oleh masyarakat baik dari gundem pertama untuk mencari perusa, gundem kedua untuk menentukan mencari bahan rumah yang akan di bangunkan, gundem ke tiga menentukan waktu untuk membongkar rumah mak lokak yang telah mengundurkan diri lalu di bangun lagi harus jadi dalam satu hari, setelah itu gundem ke empat untuk mengumpulkan dana membeli kerbau dan kebutuhan sehari-hari pesangon calon mak lokak, gumden ke lima untuk memasukan mak lokak ke Dalam Kampu.

Adapun proses Memasukkan Perusa lokak Perumbak Tengah sebagai mak lokak Gantungan Rombong di Kampu Karang Bajo pada hari senin tanggal 3 Oktober 2016 M bertepatan dengan tanggal 2 Muharam 1437H. masyarakat Adat wet Kepembekelan Karang Bajo melakukan Penjemputan dengan berjalan kaki yang di pimpin olen inak lokak Pande di ikuti oleh Jamaah adat menuju rumah calon mak Perusa perumbak tengah di Koq Sabang dengan membawa pebuan. ( Penginang tabak terbuat dari kayu serupa seperti piring yang di tutup pake usap berisikan sekapur sirih dan tembako).

Setibanya di Rumah Perusa Perumbak tengah Calon Mak Lokak ( Kudralam beserta istri) menerima Pebuan selanjutnya keluarga dari calon mak lokak menyiapkan semua kebutuhan sehari- hari dari calon mak lokak untuk di bawa bersama untuk di bawa ke rumah dinas baru yaitu Mak Lokak gantungan rombong yang beralamat di Dusun Karang Bajo Desa Karang Bajo kecamatan Bayan. Setelah semua siap maka Rombongan Penjemputan kembali berangkat pulang dengan berjalan kaki pula melalui jalur rurung agung. Barang yang di bawa seperti pakaian dan perabot rumah tangga.

Setelah Calon Mak Lokak Gantungan Rombong tiba di Dalam Kampu para toak turun mulai menyiapkan proses pemotongan Kerbau untuk mengasuh agar Perusa yang akan mengemban tugas bisa bertahan lama, pemotongan se eor kerbau jantan mulus itu oleh Kiyai Lebe bersama masyarakat adat, setelah itu dilanjutkan dengan bedak kerames calon mak lokak, setelah bedak kerames calon mak lokak di iring ke kali Muntur untuk mandi bersih. Sementara jamaah adat yang lainnya menyiapkan persiapan penjemputan tamu undangan yang akan menyaksikan penobatan ( Pengambilan sumpah janji dan pemasangan Kagungan atau atribut mak lokak seperti kain, sapuk dan dodot warna biru langit).

Penobatan dan pemasangat kagungan di lakukan oleh Keturunan mak Lokak Pande Sutiasip di pandu oleh Mak LOkak Walin Gumi, di saksikan oleh Pejabat adat lainnya beserta undangan adapun sumpah jabatan itu berkaitan dengan masa jabatan sebagai mak Lokak Gantungan Rombong yaitu minimal selama 3 (tiga) tahun maksimal seumur hidup.

Setelah mak lokak di beri sumpah jabatan baru Perusa mak Lokak Pande mengenakan Sapuk ke kepala Calon Mak Lokak gantungan Rombong, dilanjutkan dengan pemasangan kain dan dodot yang berwanra biru, di saksikan oleh Pembekel Loloan, Pembekel Karang Bajo, Pembekel Sukadana, mak Pelabasari, Mak Tanak petak Lauk, Mak Batu Menjangkong, Mak Karang Tunggul, Mak Telaga bagek, Mak Lokak Senaru dan masyarakat adat setelah itu penerimaan pebuan tanda telah selesai penobatan mak lokak Gantungan Rombong oleh Pembekel Loloan, dilanjutkan dengan Periapan selamatan di berugak agung Kampu Karang Bajo dan Do’a yang di pimpin oleh Kiyai Lebe, terakhir Mak Lokak yang baru di ajak masuk ke Dalam Rumah di perlihatkan tempat tidur, tempat makan, tempat menyimpat barang, temapat memasak dan lain sebagainya.

Mak Lokaq Gantungan Rombong untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya dalam menjalankan tugas sebagai maq Lokak beliau diberi pesangon berupa pengelolaan tanah pecatu, dari hasil panen tanah pecatu ini juga akan digunakan untuk keperluan ritual sereat adat dibantu oleh Pembekel adat dan masyarakat adat. Bale Adat Dalam kampu yang di tempati oleh mak lokak terdiri dari bangunan bale mengina sebagai Tempat tinggal, amben belek tempat barang kebutuhan rumah, Amben berik tempat perabot rumah tangga dan tempat tidur di dalam rumah, bangunan ini hanya satu lokal yang berukuran 8 x 8 meter persegi yang terbuat dari Bahan Kayu, Dinding Bambu, atap alang alang dan lantai tanah. ( Ardes ).


 

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.13994 seconds.