Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

Inilah Desa Yang Tawarkan Wisata Pedesaan di Lombok Berita

TALENTA FM LOMBOK TENGAH,SK - Desa ini namanya Desa Setanggor yang masuk ke Wilayah Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi NTB. Mungkin, Allah memang sengaja menciptakan desa ini dengan segala keindahan yang ada dalamnya, untuk kita yang sudah penat dengan suasana hiruk pikuk perkotaan.

Desa Setanggor yang dikaruniai lahan yang subur, senantiasa hadirkan pemandangan hamparan hijau persawahan yang meliuk-liuk bak penari ular. Apalagi saat jelang petang tiba, lampu minyak khas desa yang sengaja dipasang, menambah suasana romansa desa yang semakin mempesona.

"Apalagi saat berjalan melalui jalan setapak pematang sawah menuju berugak yang sudah kami siapkan, bagi wisatawan lokal, pasti akan terkenang bagaimana suasana saat ada didesa dulu,"tutur Baiq Ida Wahyuni Sahabudin, Rabu 23/8/2017 kepada Talentafm.

Ida Wahyuni Sahabudin adalah sosok wanita yang menggagas dan menggali potensi yang selama ini tersembunyi di Desa Setanggor. Bersama senyum manis dan keramahan Warga Desa Stanggor, ia sedikit memoles desa yang memang aslinya sudah indah ini.

"Saat para tamu datang, senyum termanis kami akan menyambut dengan langsung menyuguhkan manis dan segarnya kelapa muda Setanggor yang juga masih segar,"imbuhnya.

Selain itu, untuk menunjukkan rasa hormat dan penghargaan atas kesediaan para tamu datang ke Setanggor, sebagaimana diajarkan budaya leluhur, tamu juga disambut dengan musik tradisional Lombok Gendang Beleq dengan tarian selamat datang sembari memberikan selempang tenun khas Setanggor pada smua tamu.

"Barulah kami mengajak anda, khususnya bagi para tamu yang dari luar daerah untuk melihat bagaimana uniknya budaya adat sasak bernama sorong serah dan nyongkolan,"jelasnya.

Tidak sampai disitu saja, tamu juga akan disuguhkan dengan keindahan dan keragaman corak kerajinan tenun Setanggor yang akan decakkan kekaguman setiap yang memandang. Termasuk melihat langsung bagaimana keuletan wanita-wanita Stanggor dalam menenun secara tradisional.

"Berikutnya barulah tiba saat-saat yang ditunggu, apalagi kalau perut sudah mulai terasa lapar. Kuliner bagian yang tak bisa terlupakan saat berwisata, disinilah tempat menikmati sensai makan siang ditengah indahnya hamparan hijau persawahan yang insyaallah akan bikin penat jadi fressh,"ujar Mbak Ida, sapaan akrab wanita cantik ini.

Sajian makan siang yang disuguhkan, juga makanan khas pedesaan yang menunya sudah disiapkan.
Puas makan siang, sensasi pedesaan terus akan berlanjut. Dan berikutnya para tamu akan diajak ke sebuah perkebunan yang disana terdapat singkong yang siap dipanen kapan saja. Tamu bisa mencabut sendiri singkonya dan kemudian membakarnya ditungku yang sudah disiapkan, lalu menikmatinya sambil menyeruput segelas kopi atau teh.

"Kami juga akan mengajak tamu merasakan bagaimana nuansa religi Desa Stanggor dengan mengajak para tamu melihat bagaimana putra-putri warga desa Setanggor belajar membaca ayat-ayat suci Al-Quran ditengah sawah,"ungkapnya, sembari menambahkan kalau di Setanggor ada 14 Dusun dengan 14 Spot Wisata dimasing-masing dusun. Subhannallah.(ding)

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.12447 seconds.