Suara Komunitas
Saatnya warga bersuara, tidak hanya disuarakan

BDC Sriwijaya Melakukan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Berita

 Penanganan dan pencegahan kumuh Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di kota Palembang tidak hanya dilakukan dengan peningkatan infrastruktur tetapi juga dilakukan dengan mengembangkan penghidupan masyarakat melalui Bussines Developmen Center (BDC) yang memiliki legalitas Surat Keputusan (SK) Walikota Nomor 481.a/KPTS.DIS PU CK & Perumahan/2015.

BDC diharapkan dapat mengembangkan produk unggulan dan pendampingan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) sehingga mendorong peningkatan daya beli masyarakat agar mampu memiliki perumahan yang layak huni dengan cara memberikan layanan kepada usaha mikro kecil dan menengah, mulai dari peningkatan kapasitas sumberdaya manusia, manajemen usaha, akses keuangan maupun akses terhadap pasar lokal atau internasional.

Dalam paparannya pada acara Workshop Bussines development Center (BDC) Sriwijaya Program kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) kota Palembang tanggal 1 s.d. 2 Agustus 2017 di hotel Emilia, Ariodillah Hidayat – Tenaga Ahli Manajemen Keuangan KMW Provinsi Sumatera Selatan mengatakan bahwa masih banyak yang harus dibenahi dalam perkembangan BDC salah satunya pada aspek kelembagaan.

Dijelaskan juga oleh Ariodillah peran Komite, pengelola BDC dan dukungan Pemerintah Daerah secara umum masih belum optimal sehingga dengan adanya Workshop BDC perlu dilakukan evaluasi pelaksanaan kegiatan di aspek kelembagaan bisnis, pengelolaan usaha, serta kolaborasi dan jejaring usaha.

Workshop BDC yang berlangsung selama dua hari ini, juga mendatangkan narasumber Praktisi Kelembagaan – Arphan Fatonah (Komunitas Tangan Di Atas), narasumber pengelolaan bisnis-Erin Sukmalia (Pengusaha Bunga) dan narasumber jejaring bisnis-Syafudin Zakir (Fasilitator Kementerian Pariwisata).

Komentar (0)

Belum ada komentar pada tulisan ini. Silakan jadi komentator pertama dengan mengisikan formulir disamping
Page generated in 0.81176 seconds.