Umpasa "Santabi"
Oleh: Desalia.m.S
Umpasa arti dalam bahasa Idonesia kurang lebih "kata Prumpamaan menuturkan "
"Tangan do botohon ujungna jari-jari,laho manggurithon sidohonku, jumolo ma ahu marsantabi!
[Tangan yang mengetahui ujung jari –jari, sebelum sata mau bicara maksudku saya terdahulu “maaf” atas kesilapan/kesalahan ucapan saya]
Demikian sebuah umpasa mengawali Tutur bahasa ini, yang disusul satu umpasa lainnya berbunyi :
"Santabi, Ramba na poso naso tubuan lata, halak na poso dope ahu naso umboto hata.
[maaf “seperti semak muda belum punya buah, saya masih seperti orang muda yang belum punya pengetahuan berkata kata]
(Umpasa ini umumnya dinyatakan sebagai sikap merendah diri bagi seseorang berusia muda dalam suatu pembicaraan Informal dan adat).
Kemudian umpasa sebagai bagian dari tutur bahasa ini meng isyaratkan, bahwa dalam percakapan yang beretika Batak hendaknya didahului dengan ucapan [ Santabi”.] “maaf” atas kesilapan/kesalahan yang mungkin timbul dalam suatu pertemuan / percakapan adat, yang juga bertujuan sebagai suatu kebijaksanaan mengantisipasi terjadinya salah pengertian.
Terhadap orang yang sembrono, yang tidak memikirkan atau menimbang lebih dahulu apa yang hendak dikatakannya, atau mungkin salah ucap (kurang sopan),ada umpasa bernada teguran dari pihak pendengar, sbb:
A. Jolo ni dilat bibir, asa nidok hata (lebih dulu bibir dijilat, sebelum mengeluarkan perkataan).
B. Unang sai makkatai na so marhihihir. (jangan berbicara, yang giginya belum dikikir).
Tentang hal ini perlu dicatat: Dulunya orang yang belum dewasa, di anjurkan untuk mengikir giginya agar kelihatan rapi/bagus, dan hal seperti itu sepanjang pengetahuan masih terdapat di daerah Hurlang dan sekitar Pangaribuan.
Dalam kaitan tutur kata di masyarakat Batak, ada beberapa umpasa sebagai suatu cara untuk mendekatkan diri kepada sesama teman atau kepada “loloan” (kumpulan orang banyak), maupun perseorangan:
- Naribur ni rungguan di tonga-tongan ni onan, asa boi marsisukkunan ingkon masipandohan (untuk saling mengenal diri harus terlebih dulu ada pendekatan melalui tegur sapa).
- Marhosa-hosa sunting, marsiusungan dompak dolok, ala ni lambok ni pakkuling na holang i gabe jonok (dengan tutur bahasa yang sopan dan teratur,suatu perkenalan/pertemuan terasa dekat/akrab).
Santabi”.[bahasa Indonesia kurang lebih artinya “Maaf “,“Permisi” “maaf” atas kesilapan/ kesalahan] Perkataan sedikit ini sangat besar pengaruhnya dalam suatu momen percakapan bukan saja dalam acara adat, bahkan juga dalam hidup sehari-hari.
Misalnya disaat kita melintasi seseorang untuk mendahului di suatu tempat pertemuan, atau kalau kita berjalan di hadapan seseorang, wajar kita mengucapkan kata “santabi”.
Bahkan pada suatu tempat dimana tempat itu dianggap keramat, sering terdengar ucapan: “santabi da oppung”. Dengan ucapan itu ada keyakinan roh yang menghuni tempat tersebut tidak merasa tersinggung, sehingga tidak mengganggu kita.
[Sastra & Literatur Kontributor: Saut P. Silaban oleh OP Sihombing (Alm) / Kedai Taruli Tarutung dikemas kembali Oleh: Desalia.m.S untuk andung –andung dan Umpasa acara Hotline Tapanuli FM]
- Hotline Tapanuli FM
- Sastra
- dibaca 1945x
- [0] komentar




JAKARTA, Suarakomunitas – Barisan Pemuda Adat Lombok – Sumbawa ( Baralosa) merupakan salah satu tamu special dalam konser Glenn Fredly di Senayan Fx Mall Jakarta pusat pada
Sesait,(SK),--Menjelang sore hari akan dilakukan persiapan Memajang atau Ngengelat yang akan dilaksanakan setelah sholat Asyar berjamaah sampai menjelang waktu sholat Magrib dan Isya
Sesait,(SK),--Kegiatan bisok menik (cuci beras) bukan sekadar membersihkan beras sebelum dimasak, namun memiliki makna sejarah.Lokasi bisok menik ini tidak pernah diubah sejak zaman
Medan (Suara Komunitas.Net) Keberadaan KPID Sumut ke depan tidak hanya berkutat kepada persoalan perizinan. Tapi harus direvitalisasi termasuk keberadaannya guna menggali berbagai potensi ekonomi daerah.
Medan (Suara Komunitas.Net) KPID adalah polisi moral dalam bidang penyiaran, karena itu kehadiran KPID diharapkan mampu mengawasi isi siaran lembaga penyiaran sehingga dapat meminimalisir dampak yang 

-t.jpg)
