- Tue, 09 Feb 2010

- HALAMAN UTAMA
- SIAPA KAMI
- ANGGOTA
- UNDUH
- UMPAN BALIK
Berita Komunitas
Semangat Kemandirian Blank On di Ladang Gempa
Aroma kemajuan tercium dari ruang berukuran 4 x 9 meter di sebelah selatan rumah toko di dekat Pasar Padang Sago. Di sana berdiri Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Padang Sago, tempat pelbagai elemen masyarakat belajar. Awalnya PKBM hanya memiliki satu fasilitas, yaitu laboratorium komputer. Setelah gempa (30/9/2009) Combine Resource Institution (CRI) Yogyakarta menyumbang teknologi radio dan Yayasan Air Putih Jakarta menfasilitasi akses internet.
Di PKBM, warga Padang Sago, mulai dari anak-anak, guru, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan warga lainnya belajar dunia penyiaran, komputer, dan internet. Sebelum gempa (30/9/2009), kegiatan PKBM menggunakan perangkat lunak berbayar (propertary). Saat gempa, sepuluh komputer yang dimiliki PKBM rusak sehingga tidak bisa digunakan lagi. Para relawan Yayasan Air Putih (YAP) Jakarta memperbaiki komputer PKBM, hasilnya lima komputer masih bisa digunakan meskipun lewat proses kanibal perangkat keras. Karena PKBM tidak memiliki lisensi perangkat lunak berbayar, selanjutnya digunakan perangkat lunak Blank On sebagai sistem operasi.
Menurut Somad, fasilitator YAP, proses untuk memilih perangkat lunak sumber terbuka relatif mudah. Ia bertemua dengan para instruktur komputer di PKBM, lalu menjelaskan alasan menggunakan sistem operasi sumber terbuka (open source). Akhirnya lima komputer diintal Blank On.

"Alasan utama penggunakaan Blank On adalah penghematan dana. Bila menggunakan perangkat lunak berbayar, PKBM harus mengeluarkan dana lima puluh jutaan. Jalan keluarnya adalah perangkat lunak sumber terbuka. Perangkat lunak ini bisa didapatkan secara gratisan," jelas Somad.
Lalu YAP melakukan pelatihan penggunaan Blank On untuk empat instruktur PKBM. Mereka dilatih melakukan instalasi dan menggunakan beberapa aplikasi, seperti aplikasi kantoran (Open Office), pengolah gambar (GIMP), dan internet (Mozilla Firefox). Setelah dua hari pelatihan, para instruktur mulai menularkan ilmunya pada warga yang berlatih komputer di PKBM. Selama 1,5 bulan menggunakan Blank On tidak ada keluhan yang berarti. Bahkan, instruktur PKBM tak perlu kekhawatiran akan kerusakan komputer akibat virus.
| 6 komentar atas "Semangat Kemandirian Blank On di Ladang Gempa" | ||||||||||||||||||
|
- Berita Audio Suarakomunitas Minggu I Februari[dibaca : 97 x]
- Studio Mini PPK FM dari Hasil DISKUSI PNPM[dibaca : 95 x]
- Kornas DISKUSI Kunjungi Rakom Primadona[dibaca : 91 x]
- BLM PNPM Kucurkan Bantuan 160 Juta di Kelurahan Dayan Peken[dibaca : 58 x]
- INDIE Radio sementara Off. Ada perbaikan teknis[dibaca : 55 x]
- Darsa FM Aceh, Segera Miliki Listrik Tenaga Matahari[dibaca : 54 x]
- RKPS Jalin Kerjasama dengan Radio Kang Guru[dibaca : 53 x]
- Handphone Berdampak Negatif di Wilayah Pondok Pesantren[dibaca : 53 x]
- Penyalahgunaan Kost-an[dibaca : 41 x]
- Peningkatan Pemahaman Konservasi Laut Melalui Wisata Pendidikan Lingkungan Laut Pada Siswa[dibaca : 37 x]
- Combineri: Come to "Pelatihan Radio Komunitas di Salatiga, Jawa Tengah" Wednesday, January 19, 2011 from 11:30 pm to 2:30 am.... http://bit.ly/5pX2Tt
- Combineri: I posted 2 photos on Facebook in the album "Kantor CRI" http://bit.ly/64ibUc
- Combineri: Januari 2010, Radio Kanal Besuki Timur (KBT) Mengudara http://bit.ly/5EI8JX
- Combineri: Radio Komunitas Media Komunitas Berbagi http://bit.ly/8QUYH3
- Combineri: Seluruh manajemen dan staf Combine Resource Institution mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya putra Ibu... http://bit.ly/8790fW



