Berita Komunitas

  • komentari
  • download halaman
  • cetak halaman
  • kirim halaman ke teman
Nov
18
2009
17:20

Semangat Kemandirian Blank On di Ladang Gempa

Aroma kemajuan tercium dari ruang berukuran 4 x 9 meter di sebelah selatan rumah toko di dekat Pasar Padang Sago. Di sana berdiri Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Padang Sago, tempat pelbagai elemen masyarakat belajar. Awalnya PKBM hanya memiliki satu fasilitas, yaitu laboratorium komputer. Setelah gempa (30/9/2009) Combine Resource Institution (CRI) Yogyakarta menyumbang teknologi radio dan Yayasan Air Putih Jakarta menfasilitasi akses internet.


Di PKBM, warga Padang Sago, mulai dari anak-anak, guru, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan warga lainnya belajar dunia penyiaran, komputer, dan internet. Sebelum gempa (30/9/2009), kegiatan PKBM menggunakan perangkat lunak berbayar (propertary). Saat gempa, sepuluh komputer yang dimiliki PKBM rusak sehingga tidak bisa digunakan lagi. Para relawan Yayasan Air Putih (YAP) Jakarta memperbaiki komputer PKBM, hasilnya lima komputer masih bisa digunakan meskipun lewat proses kanibal perangkat keras. Karena PKBM tidak memiliki lisensi perangkat lunak berbayar, selanjutnya digunakan perangkat lunak Blank On sebagai sistem operasi.

Menurut Somad, fasilitator YAP, proses untuk memilih perangkat lunak sumber terbuka relatif mudah. Ia bertemua dengan para instruktur komputer di PKBM, lalu menjelaskan alasan menggunakan sistem operasi sumber terbuka (open source). Akhirnya lima komputer diintal Blank On.


"Alasan utama penggunakaan Blank On adalah penghematan dana. Bila menggunakan perangkat lunak berbayar, PKBM harus mengeluarkan dana lima puluh jutaan. Jalan keluarnya adalah perangkat lunak sumber terbuka. Perangkat lunak ini bisa didapatkan secara gratisan," jelas Somad.

Lalu YAP melakukan pelatihan penggunaan Blank On untuk empat instruktur PKBM. Mereka dilatih melakukan instalasi dan menggunakan beberapa aplikasi, seperti aplikasi kantoran (Open Office), pengolah gambar (GIMP), dan internet (Mozilla Firefox). Setelah dua hari pelatihan, para instruktur mulai menularkan ilmunya pada warga yang berlatih komputer di PKBM. Selama 1,5 bulan menggunakan Blank On tidak ada keluhan yang berarti. Bahkan, instruktur PKBM tak perlu kekhawatiran akan kerusakan komputer akibat virus.

Berbagi di situs jejaring sosial
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • Webnews
  • Digg
  • del.icio.us
  • Reddit
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
  • Webnews
  • Digg
  • del.icio.us
  • Reddit
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • Technorati
  • TwitThis
  • Bloglines
  • email
  • Gamebuzz
  • Internetmedia
  • LinkaGoGo
  • LinkedIn
  • Linkter
  • MyShare
  • MyTagz
  • Netscape
  • Newsrider
  • Newstube
  • NewsVine
  • OKnotizie
  • PlugIM
  • Print
  • Slashdot
  • Socializer
  • Socialogs
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Taggly
  • YahooBuzz
  • YahooMyWeb
6 komentar atas "Semangat Kemandirian Blank On di Ladang Gempa"
28 January 2010 : [] :
bagus
 
20 November 2009 : ari-Primadona [ariprimadona { at } gmail.com] :
Bangkit Terus kawan, moga aja sukses. jangan lupa klik : http://primadonalombok.blogspot.com
 
19 November 2009 : mia [ry_nia { at } yahoo.co.id] :
tetep semangat, maju terus tmn2.....
 
19 November 2009 : sarwono [sarwonojogja { at } yahoo.com] :
Thumb up buat Somad ....
 
19 November 2009 : echy [descute67 { at } yahoo.co.id] :
yang semangat yachhhhh bangkit lagi Padang Sago
 
19 November 2009 : echy [descute67 { at } yahoo.co.id] :
yang semangat yach friend......
 
Formulir Pengiriman Komentar






Tuliskan karakter pada gambar di samping ke kolom berikut

Laman Anggota





Mendaftar | Lupa Kata Sandi
Live Radio Streaming
Radio Streaming Suara Komunitas Indonesia
Kunjungi Juga
Pasar Komunitas Indonesia